Terkendala Pandemi, Penataan Nagari di Pasbar Ditunda

Bupati Pasbar Yulianto meninjau Posko Perbatasan Kinali dan membagikan masker. (Foto: Roy)

Pandemi virus korona yang menghantui masyarakat juga berdampak kepada penataan nagari yang diajukan Pemkab Pasbar. Pasalnya, pembahasannya sekarang terpaksa ditunda. Hal ini diketahui setelah dilakukan video conference (vidcon) antara Pemkab Pasbar dengan pemerintah di kantor bupati, Rabu (13/5).

Saat ini Pemkab Pasbar masih menunggu jadwal pelaksanaan klarifikasi dokumen persyaratan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Bupati Pasbar Yulianto didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Nagari Jon Wilmar menyebutkan, setelah dilakukan vidcon Pemkab Pasbar dengan pemerintah pusat, maka penataan nagari saat ini ditunda, termasuk yang dari Pasbar. Dalam pertemuan itu, alasan ditunda akibat dari bencana nonalam Covid-19 ini.

Karena belum diketahui pasti kapan berakhirnya virus korona ini. Tentu kalau semakin cepat berakhir, akan semakin cepat pula dilakukan pembahasan penataan nagari ini kembali. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak agar bersabar dulu menunggu informasi dari pemerintah pusat.

Artinya, untuk perkembangan penataan nagari di Pasbar saat ini masih menunggu jadwal pelaksanaan klarifikasi dokumen persyaratan pembentukan nagari dari pemerintah pusat. Hal itu diketahui setelah bupati dan tim mengantar berkas ke pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

”Ya, pertemuan jarak jauh melalui vidcon sudah kita lakukan di kantor bupati. Dalam pertemuan itu langsung diikuti oleh bupati, perangkat nagari dan instansi terkait dengan pemerintah pusat. Intinya untuk berkas proses penataan nagari itu ditunda dulu akibat Covid-19 ini. Kalau sudah aman musibah nonalam ini maka sesegera mungkin akan dilakukan klarifikasi dokumen persyaratan pembentukan nagari,” kata Jon Wilmar kepada Padang Ekspres di Simpang Empat, Kamis (14/5).

Dikatakan, belum lama ini tim penataan desa atau nagari tingkat Sumbar telah memberikan rekomendasi dan kode registrasi perda tentang pembentukan nagari di Pasbar untuk diajukan kepada pemerintah pusat.

Gubenur Sumbar bersama tim penataan Pasbar telah menyampaikan ranperda pembentukan nagari beserta seluruh persyaratan dokumen ke Dirjen Bina Pemdes Kemendagri. (roy)