Pasbar Maksimalkan Penanganan Covid-19

10
Wakil Bupati Pasbar Risnawanto.(NET)

Guna menekan angka positif Covid-19,  Pemerintah Kabupaten Pasbar melakukan rapat koordinasi (Rakor) untuk mengambil kebijakan dalam mengatasi pandemi.

Rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tersebut digelar di auditorium kantor bupati Pasbar, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasbar Risnawanto, Senin kemarin.

Wakil Bupati Pasbar Risnawanto mengatakan rapat koordinasi ini dilakukan untuk mengevaluasi mengenai apa yang dilakukan Pemda Pasbar selama ini dalam penanganan Covid-19 dan mengambil langkah dan strategi ke depan untuk mengatasi wabah tersebut.

“Karena pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Itu juga yang akan kita lakukan ke depan. Karen ini adalah tugas berat kita bersama, karena kasus positif Covid-19 selalu meningkat,” kata Risnawanto.

Wabup menjelaskan, ada beberapa langkah yang mesti dilakukan, seperti mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan di manapun berada.

“Dalam hal ini kita akan libatkan MUI dan Kemenag. Kita akan ajak mubaligh, penceramah kita satu suara tentang Covid-19 ini. Jangan sampai terjadi mubaligh, penceramah, dai, kiai tidak percaya pula dengan Covid-19. Kita akan sampaikan hal itu ketika khatib Jumat menyampaikan khutbahnya,” kata Risnawanto.

Baca Juga:  Kasus Harian Covid-19 Menurun, Rumah Nelayan Segera Ditutup

Kemudian, lanjut Risnawanto kegiatan kerumunan masyarakat akan dibatasi. Seperti pesta pernikahan, kegiatan seni, olahraga. Namun, ini akan lebih dimatangkan oleh tim Satgas Covid-19. Karena masyarakat yang akan melakukan pesta pasti sudah menyiapkan kegiatan tersebut jauh hari.

“Kebijakan dan langkah harus kita ambil ke depan. Karena RS kita seperti Yarsi dan RSUD, sudah penuh. Jangan sampai rumah sakit kita kewalahan, kehabisan oksigen seperti daerah lain. Untuk itu, sebelum hal itu terjadi, mulai dari sekarang kita harus segera mengambil tindakan,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya, Pasbar saat ini berada di PPKM level 3. Artinya semua tindakan masyarakat harus disesuaikan dengan instruksi menteri dalam negeri. Namun, sebelum itu Satgas Covid-19 harus menyiapkan dengan matang,” tegasnya.(roy)