Polres Pasbar Diserbu Warga! Ada Pengobatan Gratis di Pos Polisi

8
ANTUSIAS: Masyarakat memeriksakan kesehatan di pos polisi Simpang Tiga dalam pengobatan gratis yang digelar Polres Pasbar, Selasa (26/7).(IST)

Animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pengobatan gratis terus meningkat. Hal ini dapat terlihat dengan kembali digelarnya pengobatan gratis oleh kepolisian dari Polres Pasaman Barat (Pasbar) yang dilaksanakan di pos polisi Simpang Tiga Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasbar, Selasa (26/7) lalu.

Kapolres Pasbar AKBP M. Aries Purwanto mengatakan, setelah melaksanakan pengobatan gratis untuk masyarakat di Bancahtarok, Jorong Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman pada Senin 25 Juli lalu, pada Selasa (26/7) pihaknya juga melayani masyarakat yang ingin mendapatkan layanan pengobatan gratis, yang merupakan bentuk kepedulian Polres Pasbar terhadap kesehatan masyarakat.

“Pengobatan gratis ini ditujukan untuk semua kalangan masyarakat dengan tidak melihat latar belakangnya. Semua masyarakat bisa menikmati layanan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis dari Polres Pasbar,” jelas M. Aries.

Ditambahkan, dalam pelayanan pengobatan gratis ini, pihaknya melibatkan tenaga medis dari klinik Polres Pasbar dan juga kegiatan akan terus dilaksanakan di 11 kecamatan yang ada di wilayah hukum Polres Pasbar.

Baca Juga:  Ada Pasar Murah di Daerah Terisolir, Cek Lokasinya

“Ada sebanyak 55 orang masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis,” ujarnya.

M. Aries menambahkan, dalam pelayanan kesehatan ini, masyarakat akan langsung diperiksa kesehatannya oleh tim medis dan langsung diberikan obat sesuai hasil diagnosa dokter yang disediakan oleh Polres Pasbar.

Selain melayani pengobatan gratis untuk masyarakat, kegiatan ini juga melayani sebanyak 20 orang masyarakat yang ikut melaksanakan vaksinasi booster.

“Semoga dengan adanya pengobatan gratis ini, masyarakat akan terbantu dalam pelayanan kesehatan, dan juga Polres Pasbar memberikan paket sembako kepada masyarakat, bagi yang sudah selesai melakukan pengobatan,” tuturnya. (roy)