Tingkatkan SDM Pemungut PAD, Evaluasi Data Potensi PAD

7
TARGET: Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dalam sidang paripurna KUA PPAS di gedung DPRD Pasbar.(IST)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar) akan mendata ulang kembali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah tersebut.

Upaya peningkatan PAD dilaksanakan dengan cara menggali sumber-sumber PAD dalam rangka meningkatkan kemandirian dalam memenuhi belanja daerah sesuai ketentuan yang berlaku tanpa membebani perekonomian masyarakat.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyampaikan bahwa pendataan ulang potensi PAD juga dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pemungut PAD agar Pasbar dapat mengalami peningkatan PAD di masa mendatang.

”Jadi hari ini sudah kita saksikan bersama KUA PPAS sudah sama-sama disepakati menjadi KUA PPA. Kebijakan prioritas kita tahun 2022 mendatang adalah peningkatan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan akses jalan menuju daerah-daerah terpencil di Pasbar yang masih membutuhkan penyempurnaan. Kemudian dalam rangka meningkatkan PAD, kita akan data ulang potensi PAD yang ada,” kata Hamsuardi usai pelaksanaan sidang paripurna KUA PPAS di gedung DPRD Pasbar.

Hamsuardi berharap pembangunan akses jalan menuju daerah terisolir dapat dientaskan bersama-sama pada tahun anggaran 2022 mendatang. Sementara, Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni menyampaikan bahwa prioritas sementara APBD 2022 adalah pembangunan akses jalan untuk kesejahteraan masyarakat. Seterusnya melanjutkan pembangunan yang masih terkendala pada tahun sebelumnya.

“KUA PPA sudah kita sepakati. Nanti tentunya harus dilaksanakan oleh Pemkab Pasbar sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Untuk skala prioritas kebijakan sendiri mengarah kepada pembangunan infrastruktur dan berbagai bidang lainnya,” tuturnya.

Untuk postur anggaran yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Organisaai Perangkat Daerah (OPD) termasuk di dalamnya dana pokok pikiran (Pokir) DPRD. Parizal Hafni meminta agar anggaran tersebut nantinya harus teralokasikan dengan baik untuk membangun Pasbar.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Pasbar, Daliyus K berharap kepada seluruh OPD, setelah nantinya anggaran disahkan, agar dapat melaksanakan seluruh kegiatan di OPD masing-masing dengan cepat.

Jika berkaitan dengan pembangunan fisik, agar dilakukan pada awal tahun sehingga tidak menjadi kendala dikemudian hari. Begitu juga dengan bidang dan program lainnya untuk dilakukan percepatan realisasi.

“Jika realisasinya cepat, maka dengan cepat pula masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Ketika anggaran disahkan, segera realisasikan secepat mungkin,” sebut Daliyus.

Terkait APBD, Daliyus mengakui ada penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, Ia mengimbau kepada pemda beserta OPD agar berupaya mendapatkan alokasi anggaran dari provinsi maupun pusat untuk membantu kelancaran pembangunan di Pasbar.

”Tahun ini APBD Pasbar Rp1.1 triliun. Ada penurunan dalam dua tahun terakhir. Saya minta OPD agar giat mencari dana provinsi dan pusat,” pintanya.

Daliyus mengapresiasi kebijakan Pemda Pasbar yang menjadikan sektor pembangunan kesehatan yang juga menjadi prioritas APBD 2022 disamping infrastruktur. ”Ada alokasi sebesar Rp 22 miliar untuk bidang kesehatan,” katanya. (roy)