73.735 KK di Pasbar Terima Bantuan

33
Ilustrasi bantuan. (INTERNET)

Bupati Kabupaten Pasaman Barat Yulianto melakukan monitoring sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima bantuan, Kamis, (28/5) di Auditorium Bank Nagari Cabang Simpang Empat dan Kantor Camat Sungaiaur.

Bantuan Langsung Tunai tersebut berasal dari APBNagari, Dana Desa dan Anggaran Dana Nagari (DD dan ADN) tahun 2020. Dan dibagikan kepada masyarakat per Kartu Keluarganya (KK) sebanyak Rp 600.000 setiap bulan selama 3 bulan berturut-turut.

Yulianto menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19 dan tergolong dalam kategori miskin dan kurang mampu.

“Kita semua memang terdampak Covid-19, tapi bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19 dan tergolong miskin serta kurang mampu. Dalam pembagian bantuan kita harapkan dapat sesuai dengan protokol Covid-19,” kata Yulianto.

Dikatakan, bahwa bantuan ini berasal dari APBNagari yang disalurkan melalui Bank Nagari yang ada di setiap kecamatan, dan juga melalui pemerintah nagari sebanyak Rp 600.000 selama 3 tahap.

“Kita pastikan, semua yang didata akan mendapatkan bantuan, penerima bantuan tidak sedikit. Jadi diharapkan masyarakat untuk sabar dan tertib saat pengambilan bantuan,” ungkapnya. Ia mengatakan, semoga bantuan tersebut bermanfaat dan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pasbar Yonnisal, menambahkan, di Kabupaten Pasbar mereka yang akan menerima bantuan itu yakni, bantuan sosial tunai dampak Covid-19 dari Kemensos RI sebanyak 13.739 kepala keluarga disalurkan melalui POS, BNI dan BRI sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Kemudian bantuan sosial tunai dampak Covid-19 dari Pemprov Sumbar sebanyak 10.688 kepala keluarga yang disalurkan melalui POS sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Lalu ada bantuan dari Pemkab Pasbar melalui Alokasi Dana Nagari sekitar 9.343 calon penerima disalurkan melalui Bank Nagari sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Terakhir ada bantuan Pemkab Pasbar melalui dana APBD direncanakan sekitar 15 ribu calon penerima. Kalau dihitung jumlah bantuan untuk masyarakat Pasbar yang terdampak Covid-19 adalah sebanyak 48.787 keluarga ditambah dengan penerima PKH dan Sembako sebanyak 24.948 menjadi 73.735 kepala keluarga.

“Ya, kalau dipersentasekan dengan jumlah penduduk Kabupaten Pasbar sebanyak 116.000 keluarga yang akan menerima bantan itu nanti, mencapai 63,56 persen,” kata Yonnsial. (roy)