Peredaran 27 Kilogram Ganja Digagalkan

Personel Satres Narkoba Polres Pasaman bersama warga berhasil mengamankan ganja seberat 27 kilogram, di Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, kemarin.

Setelah berhasil menggagalkan peredaran 15 kilogram ganja yang akan dibawa ke Kota Padang pada Sabtu (9/5) lalu. Senin (11/5), personel Satres Narkoba Polres Pasaman kembali membekuk dua pengedar ganja di Jalan Usaha Tani Jorong V Sumpadang Kenagarian Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman.

Kedua tersangka masing-masing berinisial SH, 40, dan AAS, 35, warga Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman. Dari tangan keduanya disita 27 paket ganja kering di dalam dua karung. Ganja itu diperkirakan seberat 27 kilogram. Selain ganja, pihaknya juga menyita 1 unit sepeda motor tanpa nomor polisi warna hitam dan 1 unit telepon genggam.

Penangkapan itu berawal dari masyarakat Sumpadang yang mengamankan kedua tersangka. Sebelumnya masyarakat melihat keduanya membawa karung goni yang dicurigai berisi ganja. Namun ketika berada di Bukit Tigo Jorong V Sumpadang Kenagarian Padang Mentinggi keduanya tidak terlihat lagi membawa karung itu.

Masyarakat berinisiatif mengamankan keduanya dan membawa ke Polsek Rao. Setelah itu Kapolsek Rao menghubungi anggota Satres Narkoba Polres Pasaman. Bersama kapolsek dan personel lainnya petugas langsung menyisir jalan yang dilalui oleh kedua tersangka. Karung goni yang dibawa kedua tersangka akhirnya ditemukan di tepi jalan sekitar pukul 5.30.

“Kepada petugas tersangka mengaku ganja tersebut dibawa dari daerah Muara Sipongi Kabupeten Madina Provinsi Sumatera Utara dengan sepeda motor. Rencananya akan dibawa ke Daerah Durian Kadap Kecamatan Padanggelugur,” sebut Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya didampingi Kasat Narkoba, Iptu Syafri Munir.

Sementara Iptu Syafril Munir menyebut, dari hasil penyelidikan sementara, barang haram itu akan diedarkan di Kabupaten Pasaman. Selain itu, pihaknya juga mencurigai kalau keduanya mengirim ganja ke daerah lain. “Kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Kami terus menggali informasi dari keduanya,” sebut Iptu Syafril.

Kedua tersangka melanggar Pasal 111 ayat 2, Sub 114 ayat 2 UU No 35 tahun h 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sebelumnya,  Sabtu (9/5) personel Satres Narkoba Polres Pasaman juga menangkap dua pemuda warga Kototangah, Kota Padang karena membawa ganja kering siap edar. Penangkapan itu berlangsung pukul 06.00.

Dua pemuda itu masing-masing berinisial RS, 33, dan EP, 29, ditangkap di Jalan Lintas Sumatera Medan–Bukittinggi persisnya di Jorong VIII Muara Cubadak, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao. (wni)