BRM Support Korban Gempa Pasaman Hadapi Ramadan 1443 H

21

Gempa yang meluluhlantakkan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat (Pasbar), 25 Februari 2022 lalu, mengundang kepedulian PT Bukit Raya Mudisa (BRM). Satu-satunya perusahaan Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Sumbar yang beropersai di Dharmasraya, Sijunjung, dan Solok Selatan ini, Selasa (12/4/2022), mengantarkan bantuan untuk korban gempa di Nagari Malampah Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman.

Mewakili pimpinan, Manager Humas PT BRM Endri Wahyudi yang didampingi staff CD, Anggi Horamain Siregar dan Audrey Lawrentia, mengatakan bahwa bantuan berupa sembako, vitamin, pampers dll, diharapkan dapat meringankan penderitaan korban gempa yang kini tengah menjalankan ibadah puasa.

“Di tenda-tenda pengungsian, saat ini masih berlangsung kegiatan trauma healing. Kita berharap, bantuan yang diserahkan PT. BRM, sangat dibutuhkan masyarakat sekaligus untuk mendukung berjalannya kegiatan trauma healing. Apalagi sampai saat ini masih banyak warga merasa ketakutan dan memilih tidur ditenda depan rumah masing-masing,” ujar Endri Wahyudi pada media, Selasa (12/4/2022).

Karena itu, Endri sangat mengapresiasi kegiatan trauma healing yang dilakukan 10 ormas di posko gempa. “Semoga kondisi warga cepat pulih, sehingga dapat beribadah dengan tenang di bulan penuh hikmah ini,” ucap Endri.

Koordinator posko gabungan, Aznil mewakili warga di lokasi pengungsian, menyampaikan terima kasih atas kepedulian manajemen PT. BRM terhadap penderitaan warga, khususnya warga Nagari Malampah.

“Bantuan dari PT. BRM ini sangat dibutuhkan warga, apalagi kami tengah menjalankan ibadah puasa. Semoga bantuan yang diserahkan menjadi amal ibadah bagi kita semua dan PT. BRM selalu maju dan berkembang,” ungkap Aznil usai menerima bantuan PT. BRM disaksikan Asrinur, Wali Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman.

“Bantuan yang ada ini, nantinya segera kita didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan termasuk yang sedang mengikuti trauma healing sambil safari ramadan ke posko pengungsian,” pungkas Aznil. (*)