Pasaman Bumi Khatulistiwa Dideklarasikan

37

Tekad untuk mewujudkan Pasaman menjadi daerah tujuan wisata, akhirnya ”dipatronkkan” Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama masyarakat daerah ini. Tekad itu “menggema” ke seluruh penjuru Pasaman setelah dideklarasikannya Pasaman: Land of the Equator, Kamis (16/6/2022) di Taman Wisata Equator Bonjol.

“Deklarasi ini menjadi momentum kebangkitan pembangunan pariwisata Kabupaten Pasaman ke depan,” kata Bupati Benny Utama.

Bupati Benny Utama menyebut Pasaman Land of the Equator akan ditetapkan menjadi Icon pariwisata Pasaman, dan akan dipatentkan sebagai potensi pariwisata milik daerah ini.

Keunikan yang terdapat di ranah Pasaman merupakan rahmat dan karunia dari Sang Maha Pencipta. Tidak banyak daerah yang memiliki potensi besar ini, apalagi didukung jejak sejarah perjuangan Pahlawan Tuanku Imam Bonjol,” ujar bupati.

Tekad dan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman itu, diapresiasi langsung Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy.

Acara deklarasi Pasaman Land of The Equator terbilang akbar, karena dipadu pagelaran Pasaman Equator Festival (PasEFest) 2022 selama empat hari berturut-turut, di empat daerah berbeda, dari tanggal 16 hingga 19 Juni.

“PasEFest menjadi salah satu perayaan anak nagari Pasaman dalam menyambut deklarasi Pasaman Land of the Equator ini,” ujar bupati.

Dikatakan, dengan selesainya pembangunan akses jalan Bonjol – Suliki (Kabupaten Limapuluh Kota) nantinya, masyarakat Pasaman harus bisa mengambil peluang kunjungan wisatawan dari Riau, yang selama ini tumpah di Bukittinggi.

“Sudah saatnya Pasaman menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudian menjual pariwisata yang ada ke dunia luar sehingga mendongkrak pendapatan daerah dan masyarakatnya,” ujarnya.

Menurut Bupati, di Kabupaten Pasaman banyak sekali terdapat objek wisata potensial, salah satunya di Bonjol ini. Selain tempat kelahiran pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Bonjol juga menjadi salah satu kawasan yang dilintasi garis khatulistiwa.

Dan dalam dua kali setahun, digelar perayaan Titik Kulminasi (titik nol derjat) matahari melintas bumi, atau tidak ada bayangan. Mitosnya, jika sering melintas di garis khatulistiwa, akan membuat seseorang awet muda.

Baca Juga:  Bupati Pasaman Diserbu Anak SD, Tangan Memerah dan Harus Bayar Dua Juta

Sempat disingkap bupati tentang rencana pembangunan Planetorium di kawasan objek wisata Equator Bonjol tahun 2023 depan, dengan alokasi anggaran Rp20 milyar. Pembangunan yang cukup prestisius ini, hasil kerja sama Pemkab Pasaman dengan Pemprov Sumbar.

“Kerja sama anggaran dengan porsi Rp12 miliar dari APBD Pasaman dan Rp8 miliar dari APBD Sumbar,” katanya.

Mantan jaksa ini menyebut, tidak hanya Equator Bonjol, objek wisata alam Rimbo Panti juga menjadi destinasi wisata unggulan Pasaman, disamping objek wisata alam potensial lainnya.

Rimbo Panti mempunyai air panas yang bisa dikembangkan. Rencananya Pemkab Pasmaan akan membuat Rimbo Panti seperti kebun raya Bogor, didukung pemandian kolam air panas, yang akan dikelolakan ke pihak ketiga.

“Dua ini kita fokuskan pengembangannya. Kemudian menyusul ke objek wisata lainnya,” jelas bupati.

Untuk mewujudkan itu, masyarakat Pasaman diminta mampu beradaptasi menjadi tuan rumah yang terbuka bagi wisatawan.

“Wisata ini ingin kita maksimalkan ke depan. Tentu ada pilihan-pilihan terbaiknya,” tambahnya.

Tentang pagelaran PasEFest 2022 yang mengangkat kesenian tradisional lokal, merupakan upaya mewujudkan perioritas pembangunan menjadikan Pasaman sebagai tujuan wisata.

“Menyambut transformasi kampung halaman Imam Bonjol itu sebagai Land of The Equator, dalam waktu dekat Pemerintah Pasaman juga akan menyelenggarakan sayembara pembuatan logo dan tugu Pasaman Land of The Equator, sebagai simbol yang akan memperkenalkan Icon Pasaman di kancah pariwisata internasional,” tutup bupati Benny Utama.

Wagub Audy Joinaldy mendukung Pemkab Pasaman mengembangkan pariwisata daerahnya Hal itu juga sejalan dengan pemerintah provinsi.

“Provinsi mendukung daerah-daerah yang ingin membangun. Kami siap menggandeng, dan kita apresiasi Bupati Benny karena ingin membangun bersama pemerintah provinsi,” sambut Audy.(*)