Kerusakan Ditangani, Warga Dihibur, Bupati Benny Utama Kunjungi Lundar

14

Sejumlah infrastruktur dan rumah warga yang rusak terdampak banjir di Lundar, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, ditinjau Bupati Pasaman H. Benny Utama, Jumat (18/2). Rumah-rumah warga, sekolah, pasar, tempat ibadah dan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan, ditinjau satu per satu.

“Kita akan segera pulihkan seluruh fasilitas umum yang hancur dan rusak. Sedikitnya ada tiga unit jembatan yang perlu ditangani cepat, dan besok Dinas PU akan turun mensurvei, dan memperbaikinya kembali,” ujar bupati.

Hasil pengamatan di lapangan, Bupati Benny menilai pekerjaan terberat adalah mengangkat dan membuang sendimen pasir yang telah mengendap memenuhi aliran sungai Batang Lundar.

“Kita lihat tadi, sendimen pasir sudah memenuhi seluruh aliran sungai di daerah ini, bahkan ketinggiannya sudah di atas badan jalan. Ini perlu ditangani cepat. Jika tidak, bila curah hujan tinggi, banjir bisa kembali melanda wilayah Lundar dan sekitarnya, bahkan dengan dampak yang lebih besar,” jelas Bupati

Menurut keterangannya, jumlah alat berat (ekskavator) akan ditambah, dari dua unit yang sudah ada pascabanjir sabtu malam lalu, menjadi sedikitnya tiga unit.

Baca Juga:  TMMD Dimulai Serentak di Pasaman dan Dharmasraya

“Kita akan tambah jumlah alat berat, berikut dump truck, untuk mempercepat proses pembersihan sungai dari endapan sendimen pasir,” terangnya.

Kehadiran Bupati Benny Utama di Lundar disambut dengan hangat. Warga berbondong-bondong mengiringi pimpinan daerah mereka meninjau lokasi terdampak banjir, termasuk dapur umum dan posko banjir di SD setempat.

Namun ada sedikit kejanggalan sore itu. Biasanya saat pimpinan daerah mengunjungi lokasi bencana, akan banyak keluhan dan pengaduan yang disampaikan. Namun kedatangan Bupati Pasaman ke lokasi banjir itu, nyaris tanpa narasi keluhan dan permohonan, malah sebaliknya banyak diselingi gelak tawa, bercanda-ria.

Kunjungan ke lokasi bencana malah mirip suasana cengkerama antara bupati dengan masyarakatnya. “Yang perlu kita tangani sudah jelas dan terukur, sekarang tinggal lagi, bagaimana kita bisa menghibur suasana hati masyarakat yang tengah trauma pascaditimpa musibah,” ujar Benny Utama, sambil senyum.(*)