Gubernur Mahyeldi Tantang Gagasan Para Pemuda Majukan Jorong  

78

Gubernur Sumbar Mahyeldi menantang pemuda Jorong V Patamuan datang menemuinya di Istana Gubernuran bersama tokoh masyarakat, pemerintah kabupaten Pasaman dan anggota DPRD.

Para pemuda dalam sebulan ke depan diminta bawa proposal kegiatan yang positif dalam percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jorong V Patamuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, Mapattunggul, Pasaman.

Tantangan itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah kepada para pemuda dalam pertemuan dan silaturrahmi di mMasjid Raya Muklisin, Jorong V Patamuan, Rabu (21/7/2021).

“Putra dan putri daerah wajib memberikan kontribusi pemikiran, tenaga dan kerja bersama dalam mengatasi persoalan yang ada dan memberi solusi cepat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung halamannya masing-masing,” jelas Mahyeldi.


Menurut Mahyeldi yang juga Ketua DPW PKS Sumbar itu, begitu banyak potensi daerah Jorong V Patamuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, seperti gambir, serai wangi, asiri, karet dan ikan garing serta karya budaya masyarakat.

“Karena itu para pemuda mesti bangkit dan mampu memberikan kerja nyata majukan kampung halamannya,” ajak Mahyeldi.

Mahyeldi menyampaikan bahwa si Kabupaten Padangpariaman ada pengembangan tanaman pinang wangi dan kelapa Kampung Dalam. Hasilnya kualitas unggul yang akan di tebar di Sumbar sehingga bisa membantu menyejahterakan masyarakat.

“Hal-hal positif dalam pengembangan pertanian dan perkebunan di daerah subur perlu terus kita kembangkan. Begitu juga bibit dan alat-alat sarana prasarana yang membuat produksi lebih unggul. Dan, untuk daerah terisolir dan tertinggal ini dapat menjadi perhatian kita bersama sehingga ada percepatan peningkatan pendapatan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Bantu Padang 200 Ton Beras, Gubernur: Pastikan Semua KPM Dapat Bansos

Pada kesempatan ini, Anggota DPD RI Muslim Yatim menyampaikan, kehadiran gubernur di daerah terisolir ini menjadi berkah untuk kemajuan. Jorong Patamuan ini bakal banyak dikunjungi orang nantinya.

“Karena itu perlu disiapkan sarana toilet umum, karena istilah ke sungai tidaklah elok bagi tamu-tamu kita nantinya,” katanya.

Jorong Patamuan, katanya daerah yang tertinggal dalam segala hal dan perlu berbenah. Dimulai dari masyarakatnya yang mesti membuka diri dan tingkatkan produktivitas potensi daerah, apakah gambirnya, minyak serai wangi dan lainnya.

“Kunjungan banyak orang itu akan membawa keberuntungan,” jelasnya.

Muslim Yatim juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab Pasaman sedang memproses pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap dan Pemprov Sumbar ikut membangun sesuai kewenangannya.

“Dulu belum berlampu listrik, saat ini sudah ada bantuan listik solar panel yang dibantu gubernur 40 rumah melalui program listrik mandiri (linmar). Sudah ada listrik tentunya pelaksanaan ibadah akan lebih baik lagi, serta mengaji dan shalat malam,” ujarnya.

Muslim juga mengimbau para sarjana dan mahasiswa asal Jorong Patamuan yang saat ini berjumlah sekitar 60 orang menjalani perkuliahan di Padang dan Bukittinggi, diharapkan serius meningkatkan kemajuan diri dan ikut serta memikirkan dan cari solusi memajukan kampung.(rel)