300 KK Tanpa Akta Lahir, PLN Sumbar Bantu Dukcapil Pasaman

22

Mendukung program strategis nasional bidang kependudukan, PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumatera Barat menunjuk Kabupaten Pasaman sebagai tempat kegiatan sosialisasi akta kelahiran di kantor Disdukcapil Pasaman, pada Rabu (23/6).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Pasaman H. Benny Utama SH.MM, Kadis Disdukcapil Provinsi Sumbar Irwan S.Sos, Kadis Disdukcapil Pasaman Sukardi Spd MM, Manager UP3 Bukittinggi Syaiful Azhari Siregar, dan Manager ULP Lubuk Sikaping Aprinaldo.

Bupati Pasaman H. Benny Utama menyampaikan, masih ada kurang lebih 300 Kartu Keluarga (KK) warga Pasaman, Lubuk Sikaping yang belum mempunyai akta kelahiran.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN atas bantuan dan kontribusinya terhadap peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran anak dan dokumen kependudukan sebagai pemberian identitas anak pada saat kelahiran yang merupakan bentuk perlindungan negara terhadap status pribadi dan status hukum seorang anak,” ungkap Benny.

Sementara itu, Manager UP3 Bukittingi Syaiful Azhari Siregar, mengatakan bahwa bantuan Rp50.000.000,- yang diberikan melalui Program PLN Peduli merupakan wujud kepedulian PLN dalam mensukseskan program pemerintah dalam mensosialisaikan pengurusan akta kelahiran.

Baca Juga:  Resmikan SPKLU di Kota Solok, Kendaraan Listrik makin Diminati di Sumbar

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya melaporkan peristiwa kelahiran sehingga anak mereka mempunyai akta kelahiran ,” ungkap Syaiful. (hms)