Sembuh dari Covid-19, Kalaksa BPBD Payakumbuh Langsung Bawa Mobil

Kalaksa BPBD Payakumbuh (kanan) ketika jumpa pers virtual bersama Wako Payakumbuh Riza Falepi, sebelum terkena Covid-19. (Foto: Dok.Fajar-Padek)

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Payakumbuh berinisial YA atau Yufnani Away yang sehari-hari tinggal di Perumahan Pulutan, Tanjungpati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya dinyatakan sembuh dari infeksi virus korona (Covid-19).

Yufnani Away dinyatakan sembuh dari Covid-19 sejak Minggu (31/5/2020). Namun, informasinya baru diterima Padang Ekspres secara resmi dari Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota Fery Chofa, SH, L.LM pada Senin malam ini (1/6/2020).

“Kemarin (31/5/2020), ada penambahan pasien sembuh atan nama YA, Kalaksa BPBD Payakumbuh. Sehingga total warga Limapuluh Kota yang dinyatakan sembuh jadi 8 orang. Tinggal tiga orang yang masih menjalani pengobatan dan isolasi,” kata Ferry Chofa.

Sebelum Fery Chofa menyampaikan pernyataan pers, Kalaksa BPBD Payakumbuh Yufnani Away juga sempat menghubungi Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Joni Amir.

Yufnani Away memberitahu bahwa dia sudah sembuh dan bisa menyetir sendiri mobil dari Payakumbuh ke Tanjungpati.

“Alhammdulilah, Pak Yufnani Away atau Pak Ci, sudah sembuh. Beliau menyampaikan kepada saya, bahwa malam ini sudah pulang dan bisa bawa mobil sendiri dari RSUD Adnaan WD Payakumbuh ke Pulutan, Tanjungpati, Harau. Kita ikut senang mendengar kabar ini,” kata Joni Amir.

Seperti diketahui, Yufnani Away dinyatakan terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 pada Sabtu malam (22/5/2020). Berdasarkan hasil pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan yang dilakukan di Laboratorium Biomedik, Fakultas Kedokteran, Unand.

Setelah menjalani pengobatan dan isolasi di RSUD Adnaan WD Payakumbuh, Yufnani Away akhirnya dinyatakan sembuh.

Yufnani mengimbau masyarakat luas, agar tetap mengikuti Protokol Kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Seperti tetap memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menghindari keramaian yang tidak penting, dan mengikuti aturan dalam penerapan PSBB.

“Saya saja yang sudah setiap hari memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan, masih bisa¬† positif Covid-19. Walaupun merasa badan ini sehat-sehat saja. Apalagi masyarakat yang tidak pakai masker dan tidak ikuti protokol kesehatan. Jadi, bersabarlah dan ikuti aturan pemerintah, termasuk aturan PSBB, ” kata Yufnani Away. (frv)