Semangat Peserta Padek-Paragon Go To School 2022, Bangun Mental Petarung!

8
SINERGI: Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi bersama Dirut Padang Ekspres M Nazir Fahmi, Kacabdin Wilayah IV Sumbar Asricun, Kadisdik Payakumbuh Dr Dasril, Kepala SMAN 2 Payakumbuh Dafrimal, dan perwakilan PT Paragon Technology and Innovation saat menghadiri acara Padek-Paragon Go To School 2022 di SMAN 2 Payakumbuh, Senin (1/8).(FAJAR RILLAH VESKY/PADEK)

Riza Falepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku, membakar semangat guru-guru dan pelajar yang mengikuti roadshow Padek-Paragon Go To School di SMAN 2 Payakumbuh, Senin lalu (1/8).

Wali Kota Payakumbuh dua periode berturut-turut ini, tidak hanya menceritakan kisah sukses pemilik PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat, tapi juga mengajak anak-anak muda punya mental petarung.

“Adik-adik, tahu tidak dengan Paragon? Paragon awalnya memproduksi shampoo. Dari industri rumahan. Kini, menjadi perusahan besar di dunia. Bangga juga kita sebagai orang Indonesia. Pemiliknya, ibu Nurhayati Subakat, senior saya sewaktu di ITB,” kata Riza Falepi, memulai pembicaraannya.

Riza Falepi berbicara kepada ratusan pelajar dan guru di hadapan Direktur Utama Padang Ekspres M Nazir Fahmi, Kacabdin Pendidikan Wilayah IV Sumbar Asricun, Kadisdik Payakumbuh Dr Dasril, dan Kepala SMAN 2 Payakumbuh Dafrimal. Dalam pembicaraanya, Riza Falepi sempat bercerita, tentang negara-negara maju di Asia yang disebutnya sebagai kecil-kecil cabai rawit.

“Anak-anak kecil cabai rawit, besar sekali suaranya. Mulai dari Korea sampai China. Padahal usianya tak jauh beda dengan kita (bangsa Indonesia, red). Tapi, apa yang membedakan, sehingga saling maju. Yang membedakan adalah satu persoalan. Persoalan pendidikan. Persoalan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Riza Falepi.

Wali kota dua periode berturut-turut ini menyebut, untuk membangun SDM seperti negara yang saling maju itu, pemerintah sudah menerapkan berajut program menuju Indonesia Emas 2045. Cuma pertanyaannnya, apakah kita siap?

Baca Juga:  Pegawai Pemko Payakumbuh Meninggal, Keluarga Dapat Santunan!

“Inilah persoalan pendidikan kita. Bagaimana memotivasi untuk maju. Auto make happen? Bagaimana mimpi jadi kenyataan. Itu sikap mental. Sikap mental ingin maju dan berkembang itu harus dibangun,” kata Riza Falepi.

Riza Falepi menyebut, mereka yang punya sikap mental ingin maju dan berkembang itu, mesti jujur pada dirinya. Tahu dengan dirinya. Oppourtunity. Paham mendahului grafik. Dalam konteks ini, Riza pun memberi contoh.

“Saya kasih contoh begini. Paragon ini dulu industri rumahan. Saya pernah beli shampoonya saat masih produksi rumahan. Kini menjadi perusahaan kosmetik besar. Itu contoh bagaimana bisa masuk ke wilayah itu. Bagaimana mempelajari, hingga jadi champion di sana,” kata Riza Falepi.

Mantan “senator” Sumbar di DPD-RI ini berharap para pelajar SMAN 2 Payakumbuh membangun mental untuk maju. Riza yang pernah bersekolah sebentar di SMAN 2 Payakumbuh hingga kemudian pindah ke Jakarta, juga menyebut pentingnya bagi pelajar untuk membaca.

Selain itu, menurut Riza, para pelajar harus senantiasa belajar. Belajar itu seumur hidup. Dalam hal ini, Riza menceritakan, dia kuliah di teknik elektro, namun ilmu yang didapat, memang tidak ditemukan saat menjadi wali kota. Namun, ada nilai-nilai dari kuliah yang diperlukan.

“Apa yang saya dapatkan kuliah di ITB? Sikap mental bekerja. Bekerja tak boleh asal-asalan. Ditokok baru berjalan. Kemudian, bekerja itu harus sampai tuntas. Jangan setengah-setengah. Ke siapapun kita bisa belajar. Itu sikap mental,” kata Riza Falepi.(***)