Riza Falepi: Bansos Lambat, Hanya Miskomunikasi

202
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (Foto: Dok.RPG)

Sorotan Pansus II DPRD Kota Payakumbuh terkait lambannya pemko mencairkan bantuan sosial dampak ekonomi Covid-19, untuk warga kota Payakumbuh, disikapi positif Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi.

“Benar, pemko masih belum mencairkan dana dimaksud. Karena tim verifikasi yang ditugasi walikota, selama tiga hari, 3-5 Juni, turun ke lapangan, melakukan sampel, apakah yang diusulkan sesuai dengan indikator yang ditetapkan dalam perwako,” sebut Riza, Kamis (4/6) malam.

“Insya Allah, kalau verfikasinya rampung, kita sesegeranya mencairkan dana bantuan yang berasal dari APBD Payakumbuh ini. Kalau perlu sore kita berikan,” tambahnya.

Kenapa sampai terlambat? Menurut Riza karena miskomunikasi. Sepanjang penerimanya benar-benar terdampak, rasional, tidak masalah. Tapi, setelah ditinjau ke lapangan, yang terjadi malah sebaliknya.

“Jika tidak dicek ke lapangan oleh tim kota, kemungkinan banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Sehingga, dalam pertanggungjawaban keuangan daerah terkait Covid-19 ini, tidak ditemukan pelanggaran. Akibatnya, pegawai pemko juga yang akan bermasalah dengan aparat penegak hukum nantinya,” ungkap Riza.

Menurutnya, petugas verifikasi menemukan di lapangan bahwa ada warga yang namanya masuk sebagai penerima bantuan, padahal seharusnya tidak menerima bantuan tersebut.

“Itu baru satu contoh soal. Harapan DPRD dana ini segera dicairkan, akan kita wujudkan secepatnya. Karena kita sebagai pimpinan daerah juga tak ingin masyarakat terdampak Covid-19 dari dana APBD, terlalu lama menunggu.

Yang jelas, jangan sampai ada warga yang benar-benar berhak menerima, tidak tercatat dalam daftar penerima,” simpulnya. (frv)