Lahan Tidur Diolah jadi Kebun Jagung

445
ilustrasi. (jawapos.com)

Lahan tidur milik Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh di belakang Pasar Rakyat Payakumbuh II atau Pasar Padangkaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, kini dijadikan sebagai kebun jagung. Di atas lahan seluas 3.500 meter persegi itu, Pemko Payakumbuh menanam jagung varietas Pioner 32 yang merupakan jagung pipilan untuk pakan ternak.

Setelah 120 hari digarap, tanaman jagung di lahan tidur milik Pemko Payakumbuh tersebut sudah dapat dipanen. Proses panen bersama pada Selasa siang itu (3/11), dihadiri langsung oleh Wali Kota Riza Falepi bersama Asisten III Amriul Dt Karayiang, Kadis Pertanian Depi Sastra, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni dan Lurah Tigo Koto Diateh Musleniyetti.

Menurut Riza Falepi, Pemko Payakumbuh memberdayakan lahan tidur, untuk memacu warga kota Payakumbuh agar bisa juga memaksimalkan lahan tidur yang mereka miliki untuk dijadikan sebagai lahan pertanian strategis. Misalnya, untuk tanam jagung seperti ini. Sebab, kebutuhan jagung untuk pakan ternak di Sumbar, terutama di Payakumbuh dan Limapuluh Kota sangat besar,” kata Riza Falepi.

Dia berharap, kegiatan panen mandiri ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi semua nantinya. ”Ke depannya, tentu kita berharap kepada warga yang memiliki lahan kosong agar dapat memaksimalkannya untuk menjadi lahan produktif. Sehingga, tidak ada lagi lahan kosong yang tidak digunakan dengan maksimal lagi kedepannya,” pungkas Riza.

Di sisi lain, Kadis Pertanian Payakumbuh Depi Sastra menyebut, hasil panen jagung ini akan dijual secara kontrak dengan konsep kemitraan. ”Kami akan bekerja sama dengan petani dan peternak dan secara bersama-sama untuk meningkatkan ekonomi khususnya para petani di Kota Payakumbuh,” ujar Depi Sastra. (frv)