Andre Rosiade Bantu Balita Jantung Bocor di Payakumbuh

25

Di umurnya yang sudah 7 bulan, berat badan Akhtar Bilal Chairi masih 4,8 Kg. Padahal, seharusnya sudah mencapai 10 Kg untuk anak seusianya. Anak ketiga pasangan Yella Gustiana (29) dan Hendry Putra (30) itu didiagnosa mengidap kelainan jantung PDA (Patent Ductus Arteriosus) atau yang dikenal juga dengan jantung bocor.

PDA sendiri adalah suatu kelainan berupa pembuluh yang menghubungkan arteri pulmonalis kiri dengan aorta desendens yang tetap terbuka setelah bayi lahir. Penutupan fungsional duktus normalnya terjadi beberapa saat setelah bayi lahir dan membuat pertumbuhan anak terganggu.

Informasi penyakit Akhtar ini sampai ke telinga anggota DPR RI Andre Rosiade. Anggota Fraksi Gerindra itu meminta pengurus DPD Gerindra Sumbar mengantarkan bantuan untuk Akhtar yang dirawat di RSUD Adnaan WD Payakumbuh, Selasa (8/2). Anggota DPRD Kota Payakumbuh Yernita juga turut hadir menyerahkan bantuan.

Yella Gustiana menyebutkan, anaknya memang sudah mengalami kelainan sejak lahir cesar di RSUP M Djamil Padang, setelah dirujuk dari Payakumbuh. Bahkan sudah beberapa kali dirawat di RSUP M Djamil, tapi belum bisa langsung dioperasi. Karena, berat badan dan umur yang belum mencukupi. “Kami sudah bolak-balik ke Padang, tapi belum ada perubahan,” kata Yella yang tinggal di Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh ini.

Saat ini, tambah Hendry Putra yang sehari-hari berjualan ayam goreng di Napar Payakumbuh ini, mereka hanya bisa membawa berobat ke RSUD Adnaan WD karena belum bisa ditangani intensif. “Kami ingin meningkatkan berat badan Akhtar dulu, baru dibawa lagi ke M Djamil untuk ditangani lebih lanjut,” kata Hendry kepada Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida dan Zulkifli (wakil sekretaris) dan Yernita yang mengunjunginya di RSUD.

Baca Juga:  Empat Sapi di Payakumbuh Positif PMK, Ternak Berasal dari Sijunjung

Yella dan Hendry berterima kasih kepada Andre Rosiade yang mengirimkan bantuan untuk anaknya. Meski pengobatan ditanggung BPJS, tapi cukup banyak yang belum terakomodir. “Kadang kami harus beli obat di toko obat atau apotek yang cukup mahal. Terima kasih pak Andre Rosiade,” kata Yella yang sangat serius dan telaten merawat anaknya.

Direktur RSUD Adnaan WD dr Yanti MPH menyebutkan, kondisi Akhtar masih belum bisa dioperasi karena berat badan yang masih belum stabil. “Sekarang berat badannya masih 4 Kg, dan belum bisa dilakukan operasi atau sejenisnya. Kita tunggu dulu dan akan ditindaklanjuti setelah beberapa waktu lagi,” kata Yanti saat ditemui tim Gerindra.

Anggota DPRD Payakumbuh Yernita menyebutkan, bantuan yang diberikan Andre Rosiade yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar itu sangat membantu keluarga Akhtar. “Terima kasih kepada pak Andre Rosiade yang telah membantu keluarga Akhtar yang sangat butuh bantuan. Semoga bisa meringankan beban keluarga yang juga orang kurang mampu ini,” katanya.

Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan, dia begitu prihatin dengan kondisi Akhtar yang sedang dirawat di rumah sakit. Dia meminta pengurus DPD Gerindra Sumbar dan anggota DPRD Payakumbuh melihat dan memberikan bantuan. “Kami doakan Ananda Akhtar segera sembuh dan bisa seperti anak-anak kebanyakan. Orang tuanya harus tetap tabah dan serius menjaga,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (*)