Pemko Bikin Lapangan Rp 4,59 M

50
Walikota Payakumbuh mengecek pembangunan lapangan olahraga di dekat Pasar Padangkaduduak. (IST)

Meski anggaran daerah sedang dalam kondisi sulit, tapi perhatian Pemko Payakumbuh terhadap warganya tetap tinggi. Bahkan, Pemko Payakumbuh membangun lapangan olahraga terbuka bernilai Rp 4,59 miliar di dekat Pasar Rakyat Pusat Payakumbuh II atau Pasar Padangkaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Nagari Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Proses pembangunan lapangan terbuka di atas lahan seluas 1,5 hektare ini sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Lapangan terbuka yang dibangun ini terdiri dari lapangan futsal berstandar FIFA, serta lapangan voli dan basket berstandar nasional Indonesia. Lapangan ini juga dilengkapi batu refleksi, fitnes outdoor dan jogging track dengan beberapa spot yang dapat memanjakan para pecinta swafoto.

Pembangunan lapangan terbuka ini ditarget tuntas pada akhir November 2020 dan dapat diresmikan pada 17 Desember mendatang, bertepatan dengan momentum 50 Tahun Kota Payakumbuh. Untuk memastikan target ini tercapai, Wali Kota Riza Falepi bersama Sekko Rida Ananda, Asisten II Amriul, Kadis PUPR Muslim, Kabid Pora Disparpora Delni Putra, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni, dan anggota DPRD Mustafa, sudah meninaju ke lokasi pembangunan, pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Riza Falepi ingin setiap kecamatan di Payakumbuh memiliki lapangan olahraga terbuka. ”Kita ingin kecamatan lain juga memiliki lapangan olahraga terbuka. Kalau warga mau, ini tergantung dari bagaimana ketersediaan lahan dan alokasi anggaran Pemko nanti,” ujarnya.

Baca Juga:  Empat Sapi di Payakumbuh Positif PMK, Ternak Berasal dari Sijunjung

Menurut Kabid Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Delni Putra, lapangan olahraga terbuka ini nanti akan dikelola Disparpora Payakumbuh melalui UPTD Pariwisata. “Karena letak lapangan ini berada dekat kawasan perkantoran dan pasar Padangkaduduak, maka nanti perlu dikoordinasikan dengan OPD terkait, camat, dan tokoh masyarakat setempat, bagaimana pengelolaan dan penjagaan aset kita ini,” ujar Delni.

Di sisi lain, Wali Kota Riza Falepi juga ingin agar agar lingkungan Pasar Padangkaduduak lebih asri dan memiliki pohon pelindung yang dapat menambah segarnya udara di sana. Untuk itu, Riza bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup juga sudah menanam pohon pelindung di kawasan tersebut.

Pohon yang ditanam itu antara lain pohon andaleh, ketapang kencana, lansano, jambak, lengkeng, dan tabebuia. ”Lingkungan Pasar Padangkaduduak ini dulunya memang bekas ladang jagung, sehingga tidak ada pohon besar yang dapat menjadi tempat berteduh. Kalau ditanam pohon yang cukup besar kan ada manfaatnya nanti untuk warga kita biar nyaman,” kata Riza.

Anggota DPRD Payakumbuh, Mustafa yang menemani Riza menanam pohon menyebut, kawasan Pasar Padangkaduduak  seyogyanya memang harus ditanami. Agar ada tempat berlindung dari sengatan matahari di saat siang hari. “Upaya pak wali ini demi warga kita juga. Kita harap jangan sampai ada tangan nakal yang mau merusaknya,” kata Mustafa. (frv)