Pasien Covid-19 asal Payakumbuh Timur Wafat

ilustrasi. (net)

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Payakumbuh sejak April lalu sampai September ini, akhirnya memakan korban jiwa. Dua hari lalu, tepatnya Sabtu malam (12/9) sekitar pukul 22.00 WIB, seorang pasien positif Covid-19 asal Payakumbuh, dilaporkan meninggal dunia di RSUD Rujukan Covid-19 Sumbar di Parikmalintang, Padangpariaman.

“Pasien positif Covid-19 asal Payakumbuh yang meninggal dunia itu berinisial M. Ibu rumah tangga berusia 36 tahun ini, beralamat di Koto Baru Payobasuang, Payakumbuh Timur,” kata Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, dr Bakhrizal kepada Padang Ekspres, Minggu malam (13/9).

Dr Bakhrizal menyebut, jenazah M sudah dimakamkan di tanah keluarga di Koto Baru Payobasuang pada Minggu siang (13/9). Proses pemakaman, tidak hanya dilakukan petugas dari RSUD Padangpariaman, tapi bersinergi dengan petugas pemakaman gabungan Payakumbuh, (RSUD Adnaan WD, Satpol PP dan TNI/Polri).

Saat pemakaman berlangsung, Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira juga hadir di lokasi bersama Kapolsekta Payakumbuh Iptu Imam S,  Kasat Intelkam Iptu Luhur Fachri, Kasat Reskrim AKP M Rosidi dan jajaran. Selain mereka, juga hadir Kepala Kesbangpol Budi D. Permana, Kasatpol PP Damkar Devitra, Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf T Baruis,  Sekretaris Dinas Kesehatan, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi,serta petugas BPBD, Satpol PP dan perhubungan.

Sebelum dimakamkan, jenazah M yang merupakan ibu dari dua anak, sudah dimandikan dan dishalatkan di RSUD Padangpariaman. Proses pemakaman berlangsung lancar. Petugas dari BPBD Payakumbuh terpantau ikut menyemprot disinfektan di sekitar lokasi pemakaman.

Baca Juga:  Cegah Klaster Pilkada, Ini Masukan Mantan Mendagri Gamawan Fauzi

Sementara, pihak keluarga diwakili anggota Komisi B DPRD Payakumbuh, Opet Nawawi mengaku, dapat menerima pemakaman M dilakukan dengan protap Covid-19. “Alhamdulillah, semua keluarga bisa menerima, jika almarhumah harus dimakamkan dengan protap Covid-19,” sebut Opet sebagaimana dilaporkan Kadiskominfo Payakumbuh, Jhon Kenedy lewat laman Facebook-nya.

Menurut dr Bakhrizal selaku juru bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Payakumbuh, sejak pandemi Covid-19 terjadi di kota ini pada April lalu, dengan pasien positif pertama berinisial HEM, sampai dengan September ini, sudah terjadi 87 kasus positif Covid-19 di Payakumbuh. Dengan rincian, 1 orang meninggal dunia, 47 orang sembuh, dan sisanya masih menjalani isolasi serta perawatan di berbagai tempat.

Khusus pada Minggu kemarin (13/9), selain ada satu orang yang meninggal dunia, juga ada 5 orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Payakumbuh. Mereka adalah NS, laki-laki 32 tahun yang bekerja sebagai THL Dinas Lingkungan Hidup Payakumbuh dan tinggal di Kelurahan Sawahpadang Aur Kuniang. Kemudian,  A, 52 tahun, pegawai Samsat Tanahdatar, yang tinggal di Kelurahan Padangkarambia, Koto Tuo Limo Kampuang.

Berikutnya, EN, ibu rumah tangga berusia 65 tahun yang tinggal di Kelurahan Ibuah. Selanjutnya, RKC karyawan BCA Payakumbuh berusia 35 tahun yang tinggal di Kelurahan Payolansek. Serta, NM, 49 tahun, karyawan apotek Kimia Farma Simpang Benteng yang tinggal di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai, Payakumbuh Utara. (frv)