Kera Ngalau Indah Mengganas

Pegawai Kelurahan Pakansinayan, Payakumbuh Barat, terpana melihat ruang kantornya acak-acak kawanan kera liar Ngalau Indah pada, Rabu (15/4) pukul 10.30 WIB. (IST)

Penutupan kawasan wisata Ngalau Indah Payakumbuh karena pandemi virus korona (Covid-19), membuat cigak atau kera liar penghuni kawasan tersebut mulai kelaparan. Saking laparnya, kera-kera yang biasa diberi makan oleh pengunjung Ngalau Indah dan anak sekolah itu akhirnya masuk ke kantor Lurah Pakansinayan yang berada di tepi tebing dekat hutan Ngalau Indah.

Kawanan kera masuk ke kantor Lurah Pakansinayan yang bersebelahan dengan gedung SDN 58 Payakumbuh pada Rabu (15/4) sekitar pukul 10.30 WIB. Pegawai Kelurahan Pakansinayan, Weni Lauza dan Ayu yang berada di lokasi mengatakan, kawanan kera itu awalnya hanya berkumpul-kumpul saja di halaman dan sekitar kantor lurah.

“Awalnya, kera-kera itu tidak banyak. Tapi lama-kelamaan, semakin ramai. Kami kaget, saat salah satu kera dengan ukuran tubuh lebih besar, tiba-tiba berlarian menerobos masuk ke dalam kantor. Aksi kera besar ini, diikuti oleh teman-teman dan anak-anak kera lainnya,” kata Weni Lauza dan Ayu.

Melihat kejadian tidak lazim tersebut, Weni dan Ayu tidak hanya kaget, namun juga merasa ketakutan. Apalagi, jumlah kera yang masuk ke dalam kantor lurah itu sangat banyak. “Kami langsung mengurung diri ke ruang arsip dan menutup pintu,” kata Ayu.

Kedua pegawai ini baru berani keluar dari tempat persembunyian, setelah kawanan kera Ngalau Indah yang mengganas, meninggalkan kantor lurah secara bergerombolan. Saat kera itu pergi, seluruh arsip di kantor lurah terlihat sudah berantakan, komputer dijungkir balikkan, laci-laci meja dibuka. Sarapan pagi dan cemilan pegawai ludes dimakan kera.

Sementara itu, Lurah Pakansinayan, Zailendra didampingi Bhabinkamtibmas Brigadir Irvan memastikan, tidak ada kerusakan berat aset kantor akibat serangan kera liar tersebut. Namun demikian, aparatur kelurahan memang khawatir kera-kera itu akan kembali datang.
Zailendra menduga, kera-kera yang masuk ke kantor Lurah Pakansinayan ini memang kelaparan karena pengunjung wisata Ngalau tidak ada lagi. Biasanya, kera-kera itu mendapat makanan dari pengunjung objek wisata tersebut. Selain itu, kera juga biasa diberi makan oleh murid-murid SDN 59 Payakumbuh yang gedung sekolahnya bersebelahan dengan kantor lurah.

“Selain dari pengunjung Ngalau Indah, kera-kera liar itu juga juga terbiasa makan dari sisa-sisa makanan anak sekolah. Kan biasanya kalau anak sekolah bawa bekal makan ataupun jajan, sekarang sumber pasokan makanan mereka tidak ada lagi, karena sekolah libur. Sehingga, terjadilah hal seperti ini,” kata Zailendra.

Saat ini, lurah dan LPM sudah mengusulkan pemindahan kantor lurah Pakansinayan. Usul tersebut  sedang diproses, agar lokasi kantor lurah lebih strategis dan dekat dengan pemukiman warga. “Untuk langkah antisipasi, kita akan tetap waspada. Dan bila masih berlanjut, kita akan hubungi Damkar Payakumbuh untuk pertolongan,” kata Zailendra.(frv/fdl)