Akibat Banjir, Cabai Merah Jawa Langka

20
ilustrasi cabai merah. (jpg)

Cabai merah jenis Jawa mengalami kekosongan di Pasar Ibuh, Kota Payakumbuh. Ini terungkap, saat Padang Ekspres mengunjungi beberapa kios pedagang cabai di Pasar Ibuh Timur, baik grosiran dan pengencer.

Seperti yang dialami Diani, 45, pedagang pengecer sayur mayur di kios Pasar Ibuh Timur menyebutkan cabai merah tidak ia dapatkan dari sebulan yang lalu. ”Kurang lebih dari sebulan yang lalu kami tidak mendapatkan cabai merah asal Jawa. Kami juga kurang mengetahui penyebabnya, informasi yang kami dapatkan karena ada banjir sana (Pulau Jawa, red),” sebut Andini.

Ia menyebutkan, selain cabai merah Jawa ada juga cabai kampung yang ia jual seharga Rp 40 kilogram untuk per kilonya. ”Harga cabai kampung relatif stabil diharga Rp 40 ribu per kilogramnya. Sedangkan harga cabai merah Jawa terakhir, sekitar tiga bulan lalu saya jual Rp 50 ribu per kilogramnya,” tuturnya.

Selain cabai, sebutnya harga bawang merah juga relatif stabil dalam satu bulan ini. Sekitar bulan lalu harga bawah merah Rp 25 ribu per kilogramnya dan sedangkan sekarang naik menjadi Rp 30 ribu per kilogramnnya. ”Untuk harga bawang putih sebulan lalu di harga Rp 22 ribu per kilogramnya dan sekarang menjadi Rp 24 ribu per kilogramnya,” ungkapnya.

Sementara itu Yuli, 38 mengungkapkan, sudah sebulan lalu tidak berjualan cabai merah Jawa. Ia mengatakan tidak mengetahui apa penyebabnya cabai tersebut tidak datang. ”Sudah sebulan yang lalu tidak berjualan cabai merah Jawa, tapi kami ada jual cabai merah kampuang. Untuk cabai merah kampuang kami jual seharga Rp 48 ribu per kilogramnya, sedangkan harga cabai hijau Rp 28 ribu per kilogramnya dari sebulan yang lalu,” ujarnya.

Doni, 40, grosiran cabai mengungkapkan hal sama, telah mengalami kekosongan cabai merah Jawa sejak lama. ”Saya menjual cabai lokal saja, dengan harga Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogramnya. Kekosongan cabai merah jawa ini sekitar tiga sampai empat bulan lalu, saya kira akibat banjir,” katanya.

Menurutnya kosongnya cabai merah ini begitu mempengaruhi harga cabai kampuang. ”Hasil cabai merah lokal (Payakumbuh, red) saya cukup, bahkan bisa melebihi untuk memenuhi kebutuhan di Payakumbuh, hingga sekitar 10 ton sehari,” akunya. (rid)

Previous articleTiga Bulan Terjadi Enam Kali Konflik Antar Manusia dengan Satwa Liar
Next articleAvatar Rebut Kembali Takhta Box Office