Ratusan Lansia dan Disabilitas di Payakumbuh Terlantar

34
Ilustrasi.(NET)

Ratusan warga lanjut usia (lansia), anak-anak dan penyandang disabilitas di Kota Payakumbuh, masih bersatus terlantar. Ini diketahui Padang Ekspres setelah 206 lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas terlantar itu mendapat bantuan bahan pangan dari Dinas Sosial.

Bantuan bahan pangan berupa beras, gula pasir, kacang hijau, susu, dan telur itu dibagikan Dinas Sosial Payakumbuh di 14 lokasi dalam 5 kecamatan. Khusus di Kelurahan Ibuah, Payakumbuh Barat, bantuan dibagikan Selasa siang (19/7).

Sekretaris Dinas Sosial Payakumbuh B Nasution dalam siaran pers yang diterima Padang Ekspres menyebutkan, bantuan makanan buat lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas terlantar, paling banyak dibagikan di Payakumbuh Utara. Jumlahnya mencapai 70 paket atau 70 orang.

Disusul Payakumbuh Barat (70 orang) dan Payakumbuh Timur (36 orang). Kemudian, Lamposi Tigo Nagori (22 orang) dan Payakumbuh Selatan (12 orang).

“Pemberian bantuan permakanan untuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas terlantar, merupakan salah satu kegiatan dalam rangka pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) bidang sosial kewenangan kabupaten/kota. Jumlah penerima bantuan awalnya 246 orang. Namun karena adanya perluasan PKH dan program Sembako/BNPT, jumlah penerima berkurang menjadi 206 orang,” kata B Nasution.

Baca Juga:  Analisis Rapor Pendidikan Dengan Metode IRB

Dia menyebut, bantuan permakanan yang diberikan ini, jenis dan jumlahnya sama. Meliputi beras sebanyak 15 kilogram, gula pasir 3Kg, kacang hijau 3 Kg, susu bubuk full cream 3 kotak, dan telur 3 tray.

“Tak hanya menjamin kesehatan masyarakat melalui pembiayaan BPJS lewat PBI, Pemerintah Kota Payakumbuh sangat peduli dengan disabilitas, untuk itu kita berharap bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban hidup masyarakat,” kata Nasution. (frv)