3 Kepala OPD Dilantik Awal Oktober, Riza Falepi Sampaikan Pesan Khusus

25
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi.(IST)

Pemko Payakumbuh sejak Agustus lalu kembali menggelar lelang jabatan atau seleksi terbuka untuk mengisi tiga pos jabatan. Masing-masing, jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP Damkar).

Hasil akhir seluruh tahapan seleksi terbuka tersebut, sudah disampaikan pula oleh panitia seleksi (pansel) yang diketuai Sekda Payakumbuh Rida Ananda kepada Wali Kota Riza Falepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku selaku pejabat pembina kepegawaian. Untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemprov Sumbar dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kita sudah umumkan secara terbuka, hasil akhir seluruh tahapan seleksi terbuka untuk pengisian tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Masing-masing jabatan Kadisdik, Kadiskominfo, dan Kasatpol PP. Di mana, untuk masing-masing jabatan pimpinan tinggi pratama ini, ada tiga besar peserta yang sudah diumumkan,” kata Rida Ananda kepada Padang Ekspres, Minggu malam (19/9).

Rida Ananda menjelaskan, untuk pos jabatan Kadisdik, peserta seleksi yang masuk tiga besar adalah Aznizenti (Inspektur Pembantu Khusus), Dasril (Kabag Kesra), dan Zetriwardi (Kabag Umum).

Kemudian, untuk jabatan Kadiskominfo, tiga besarnya adalah Dasril, Dipa Surya Persada (Sekretaris Disdukcapil), dan Junaidi (Sekretaris Satpol PP Damkar).

Sedangkan untuk jabatan Kasatpol PP Damkar, tiga besar yang lolos lelang jabatan adalah David Bachri (Kabag Organisasi), Dipa Surya Persada, dan Dony Prayuda (Sekretaris Dinsos).

“Nama-nama yang masuk tiga besar itu, sudah kita umumkan secara terbuka. Serta sudah kita sampaikan kepada Pak Wali Kota selaku pejabat pembina kepegawaian. Siapa yang akan ditetapkan dan dilantik, serta kapan pelantikanya, itu kita tunggu dulu dari Pak Wali,” kata Rida Ananda.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang dihubungi Padang Ekspres Minggu malam (19/9), mengaku sudah menerima hasil akhir seluruh tahapan seleksi terbuka pengisian jabatan Kadisdik, Kadiskominfo, dan Kasatpol PP Damkar, dari panitia seleksi.

“Memang, sudah kita terima. Insya Allah, awal Oktober, sudah dilakukan pelantikan,” kata Riza Falepi.

Meski belum mau menyebutkan siapa para pejabat yang akan dilantik tersebut, namun Riza Falepi juga tidak menampik, jika Kabag Kesra Setdako Payakumbuh saat ini, DR Dasril SPD MPD, berpeluang besar untuk dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan.

Karena background-nya memang di dunia pendidikan. Sedangkan untuk jabatan Kadiskominfo dan Kasatpol PP Damkar, Riza Falepi belum berkomentar banyak.

Meski belum banyak berkomentar, namun Riza Falepi sudah memberi pesan khusus untuk para pejabat yang akan dilantik. “Untuk jabatan Kadisdik, kita tetap melihat kemampuan profesional di bidang pendidikan, leadership, dan kemampuan berkoordinasi atau hubungan baik dengan berbagai pihak, agar suksesnya agenda-agenda pendidikan di Payakumbuh,” kata Riza Falepi.

Mantan senator Sumbar di DPD-RI ini menyebut, persoalan dunia pendidikan Payakumbuh yang paling berat sekarang itu bagi Dinas Pendidikan adalah banyaknya Sekolah Dasar (SD) Negeri yang kekurangan murid.

“SD-SD Negeri yang ada, muridnya tidak banyak. Kebanyakan murid-muridnya, lari ke sekolah swasta. Sehingga, SD-SD Negeri itu kini menjadi tidak efisien. Tapi, SD Negeri digabung juga tidak mau. Apakah karena (kepala sekolahnya, red) takut kehilangan jabatan atau bagaimana, itu yang belum kita tahum,” kata Riza.

Hanya saja, dari masyarakat, Riza mendapatkan informasi, bahwa mereka tidak mau SD-SD negeri yang berada di sekitar kelurahan mereka digabungkan, dengan alasan anak akan jauh pergi ke sekolah.

“Padahal, kalaupun SD Negeri itu akan digabungkan, jaraknya gak-gak jauh-jauh banget. Jawuah-jawuah saketek, mungkin iyo. Tapi, kalau sebuah SD Negeri digabung, gabungannya masih di kelurahan itu juga atau tetangga kelurahan itu,” kata Riza Falepi.

Menurut Riza Falepi, persoalan SD-SD Negeri yang banyak kekurangan murid ini, tentu perlu dipikirkan oleh Kadisdik ke depan. Begitu pula dengan kebutuhan guru kelas di Payakumbuh. Dimana sekarang, Payakumbuh masih banyak memakai guru kontrak.

“Semua agenda-agenda pendidikan itu, membutuhkan Kadisdik yang visioner, punya leadership, dan bisa berkoordinasi dengan semua pihak,” ucap Riza.

Sedangkan untuk jabatan Kasatpol PP Damkar, Riza menyebut, akan melantik pejabat yang memang punya keilmuan tentang pamong praja. Tujuannya, agar ada pemahaman yang benar, tentang fungsi dan tugas Satpol PP Damkar itu sendiri.

“Ini bukan berarti pejabat yang lama tak bisa bekerja loh. Tapi pejabat yang lama, kan sudah menempati pos baru (sebagai Kadis Lingkungan Hidup),” kata Riza Falepi.

Sementara, untuk pejabat yang akan dilantik sebagai Kadiskominfo Payakumbuh, Riza Falepi berpesan, agar pejabat tersebut pandai-pandai bergaul dengan wartawan, pekerja informasi, dan pegiatan media sosial.

“Pada intinya, Kadiskominfo itu harus bisa bergaul dengan banyak pihak. Bisa menyampaikan hasil-hasil kinerja pemda maupun agenda pemda,” kata Riza.

Selain itu, menurut Riza Falepi, Kadis Kominfo ke depan, juga harus bisa memberikan informasi yang baik kepada masyarakat terkait persoalan yang ada. Misalnya, terkait dengan penanganan Covid-19.

”Kalau masalah IT atau e-Government, itu bisa kita cari ahlinya. Yang penting, mengerti persoalan dan bisa menterjemahkannya. Dan, untuk IT ini, bisa saya arahkan saja, karena sedikit-sedikit saya kan juga mengerti IT,” kata Riza yang alumnus ITB itu. (frv)