Uji Coba Pupuk Buatan Jepang Satu Musim Jagung, Dua Kali Pemupukan

15
Riza Falepi, Wali Kota Payakumbuh.(NET)

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Rabu siang (21/7), melakukan uji coba penggunaan pupuk organik buatan Jepang di lahan tanaman jagung di kawasan Padangkaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Sebelum diuji coba di kawasan ini, pupuk organik buatan Jepang yang dinamai NPK Taniku ini juga sudah sempat diuji coba di kawasan Sawahpadang dan Bukit Sitabuah.

Pupuk organik NPK Taniku ini adalah pupuk asal Negara Jepang yang distributornya berada di Kota Padang.

Pupuk organik ini, meskipun masih tahap uji coba, namun penggunaannya sudah dimanfaatkan di beberapa tempat.


Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, menghadiri uji coba penggunaan pupuk NPK Tani di kawasan Padangkaduduak, bersama Kadis Pertanian Depi Sastra, Sekdis Kominfo Dasril, dan Kabid TPA Dinas Pertanian Rozi.

Riza Falepi menyebut, setelah diuji coba di kawasan Padangkaduduak, pupuk NPK Taniku bakal didistribusikan Pemko Payakumbuh kepada masyarakat, khususnya petani jagung.

“Semoga nantinya petani kita dapat merasakan peningkatan hasil panen jagungnya dan juga kita harapkan tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Riza.

Baca Juga:  Direksi Diminta Atasi Kecilnya Debit Air

Menurut Kadis Pertanian Payakumbuh Depi Sastra, pupuk NPK Taniku terbilang efektif dan efisien digunakan untuk tanaman jagung. Apalagi, penggunaan pupuk organik ini pada jagung cukup dua kali dalam masa tanam hingga panen.

“Pupuk diberikan setelah usia jagung masuk satu bulan. Kemudian setelah itu usia 2 bulan lebih kembali diberikan. Itu sudah cukup untuk satu kali masa tanam hingga panen jagung,” kata Depi Sastra. (frv)