Pegawai Lapas Dites Urine, BNNK Payakumbuh Cegah Penyalahgunaan Narkoba

8
SINERGI: Kalapas Kelas II B Payakumbuh, M Khameily menyerahkan urine yang akan dites kepada Kepala BNNK Payakumbuh, M Febrial Jufril, Rabu (21/9) pagi.(IST)

Berkomitmen bersih dari pengaruh jahat dan peredaran narkotika, Lapas Kelas II B Payakumbuh gandeng Badan Narkotika Kota Payakumbuh, lakukan tes urine pegawai dan staf lapas, Rabu (21/9).

Sedikitnya 61 orang petugas lapas mengikuti tes urine disaksikan langsung Kepala BNNK Payakumbuh, M. Febrian Jufril bersama Kepala Lapas Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Khameily yang sekaligus mengikuti tes urine.

“Kita berkomitmen semua petugas di Lapas tidak ada yang terindikasi menjadi penyalahguna narkoba. Sehingga tidak ada celah bagi penyalahguna narkoba di Lapas Kelas II B Payakumbuh. Artinya petugas harus bersih dulu,” kata Kalapas Payakumbuh.

Menurut kalapas, kerja sama dengan BNNK Payakumbuh ini untuk memastikan semua petugas bersih dari penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya untuk tes urine, Lapas melakukan perjanjian kerja sama (PKS) dengan BNNK Payakumbuh.

“Hari ini, kita juga tanda tangani PKS dengan BNNK Payakumbuh. Ada beberapa poin penting kerja sama, mulai dari program pencegahan, program rehabilitasi, pelaksanaan uji /tes narkoba hingga program pemberantasan narkoba,” terang Kalapas.

Baca Juga:  PLN UP3 Payakumbuh Gelar Simulasi Tanggap Darurat Pelatihan SAR di Air

Kepala BNNK Payakumbuh, M Febrian Jufril mengatakan, pemeriksaan skrining urine menggunakan alat test 10 parameter (MOP, PCP, COC, BZO, AMP, MET, K2, THC, CAR, ETG). Artinya banyak jenis narkotika yang bisa di deteksi oleh penggunaan alat ini tes tersebut.

“Menggunakan tes urine ini, kita mendeteksi penggunaan narkotika, jenis amfetamin, THC atau ganja, kokain dan banyak lagi. Hingga saat ini, kita belum menemukan adanya pegawai Lapas Kelas II Payakumbuh yang positif,” jelas Kepala BNNK Payakumbuh, kemarin.(fdl)