Sandi Janji Promosikan Rendang

13
ilustrasi rendang. (net)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berjanji mempromosikan randang (rendang) Payakumbuh. Janji itu disampaikan Sandi saat mengunjungi Sentra IKM Rendang Payakumbuh di kawasan Padangkaduduak, Payakumbuh Utara, Kamis (22/4).

”Kita akan promosikan randang Payakumbuh dengan brand Ikosero ini. Kemasannya saat dicek sudah keren banget,” kata Sandiaga Uno yang didampingi Wagub Sumbar Audy Joinaldy, anggota DPR RI Fadli Zon, Andre Rosiade dan Ade Rizki Pratama.

Sandiaga Uno yang semasa Pilpres 2019 lalu berpasangan dengan Prabowo Subianto menyebut, kunjungannya ke Payakumbuh terpicu dari kunjungan 11 kepala daerah Sumbar. Dan, rapat koordinasi (rakor) di tingkat menteri membahas ”Spice of The World” yang bertujuan untuk lebih memperkenalkan kuliner Indonesia ke dunia, ”Membumbui Dunia”.

”Melalui program ini, bumbu-bumbu dan kuliner Indonesia diharapkan dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat luar negeri. Sehingga terasa multiplier effect-nya pada penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat kita, salah satunya rendang. Karena ada City of Randang, maka diusulkan Payakumbuh,” kata Sandi.

Kedatangan Sandiaga Uno ke Payakumbuh disambut Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz. Selain Riza, juga ikut menanti Wabup Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri, Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe, Kapolres dan Kajari Suwarsono.

Bersama mereka, juga menanti Kepala Bank Nagari Hafid Dauli, Ketua TP PKK Henny Riza Falepi dan Sekko Rida Ananda. Kemudian, unsur OPD, pimpinan BUMD dan BUMD se-Kota Payakumbuh.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan, rasanya baru kemarin ketemu Sandiaga Uno di Rumah Makan Si Or sewaktu Sandi sedang melakukan kampanye sebagai calon wakil presiden pada pemilu 2019 lalu. ”Alhamdulillah, kini dapat bertemu lagi,” kata Riza.

Baca Juga:  Mudik, Wisata dan Pandemi

Riza menyebut, keberadaan Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh berawal dari adanya kesulitan pelaku UMKM di Payakumbuh dalam menjual dagangan mereka karena tidak adanya standar produk saat itu. Apalagi banyak sertifikat yang harus dipersiapkan mulai dari label halal, BPOM, izin edar, hingga ISO.

”Bersyukurnya kami, Kementerian Perindustrian menyambut pemikiran ini dan akhirnya dapur bersama-sama ini bisa dibuat. Awalnya ada 22 UMKM rendang se-Payakumbuh yang difasilitasi, dan ada sebagian kecil dari Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Riza.

Mantan senator Sumbar di DPD RI itu menyebut, kehadiran Sentra IKM Randang berdampak besar kepada standar produk UMKM rendang Payakumbuh. Bagaimana mulai dari pengolahan, packaging, dan pemasaran semua diajarkan, agar bisa diterima di pasar nasional dan internasional.

“Bila saja tak ada Pandemi Covid-19 ini, jemaah haji sudah mengorder 480 ton randang, tapi akhirnya kita pending sampai kini. Sementara dengan peralatan yang sudah berstandar Nasional di Sentra IKM Randang kita bisa memproduksi banyak,” kata Riza.

Pada bagian lain, Riza mengatakan, saat ini pemerintah tengah gencar melaksanakan vaksinasi. Riza berharap, Covid-19 cepat berlalu dan kembali lagi gairah untuk membangun ekonomi menjadi sesuatu yang membahagiakan.

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan cinderamata produksi ekonomi kreatif anak nagari Payakumbuh, yaitu baju tenun balai panjang oleh Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi kepada Menparekraf Sandiaga Uno. Sementara itu, Sanggar Intan Bakarang asal Sungaidurian Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, dalam kesempatan itu menampilkan tari Pasambahan. (frv)

Previous articleBelum Bisa Pastikan Ada Penonton, Liga 1 Dirancang Mulai 3 Juli
Next articlePolres Limapuluh Kota Gagalkan Peredaran Puluhan Paket Sabu