Anggota TNI-Polri Positif Covid-19

35
ilustrasi. (net)

Meski masyarakat sudah banyak yang acuh dengan penyebaran virus korona, namun serangan Covid-19 ini justru semakin brutal saja di Kota Payakumbuh. Bahkan, dalam lima hari terakhir, terhitung sejak Kamis (24/9), Jumat (25/9), Sabtu (26/9), Senin (28/9) dan Selasa (29/9), sebanyak 28 warga Payakumbuh dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Termasuk, di antaranya anggota TNI yang bertugas di Batalyon 131/Braja Sakti dan anggota Polres Payakumbuh.

”Iya, ada anggota TNI dan Polri juga yang positif Covid-19. Namun, dibandingkan biasanya, sekarang sudah ada tren penurunan kasus positif Covid-19. Bila biasanya, dalam sehari itu ada belasan tambahan kasus positif, kini sudah menjadi 4 atau 5 dalam per hari,” kata Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, dr Bakhrizal kepada Padang Ekspres, Selasa malam (29/9).

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Pencegahan Covid-19 Payakumbuh pada Kamis lalu (24/9), ada 12 warga Payakumbuh yang positif Covid-19. Mereka berinisial ID, laki-laki 27 tahun yang merupakan anggota Batalyon 131/Braja Sakti. Kemudian,  AP, laki-laki 27 tahun, anggota Polres Payakumbuh yang beralamat di Kelurahan Padang Tangah Payobada.
Selanjutnya, SS, wanita 53 tahun yang merupakan dosen Politani Payakumbuh di Tanjungpati dan tinggal di Padangkarambia, Payakumbuh Selatan. Kemudian, BT, laki-laki 29 tahun yang merupakan karyawan apotek Kimia Farma dan tinggal di Kelurahan Tanjuang Gadang Sungai Pinago.

Berikutnya, TF, perempuan 32 tahun yang merupakan THL Dishub Payakumbuh dan tinggal di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang. Kemudian, AFS, 37 tahun, karyawan Hotel Rocky, yang beralamat di Balai Gurun, Kelurahan Balai Tangah Koto. Selanjutnya,  AF, perempuan 27 tahun yang bekerja di Kimia Farma dan beralamat di Parikrantang.

Selain mereka, pada Kamis (24/9) itu, juga dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, dua warga Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, masing-masing berinisial Z, 63 tahun, dan RYF,32 tahun. Kemudian, dua warga Tanjuang Gadang Sungai Pinago, masing-masing berinisial AM, laki-laki 50 tahun, dan Y, perempuan 48 tahun. Serta seorang warga Balai Gadang, Kelurahan Ikua Koto Dibalai berinisial DJ, laki-laki 80 tahun,

Meski pada Kamis (24/9) itu, ada 12 warga Payakumbuh yang positif Covid-19, namun kabar baiknya, pada hari bersamaan, ada 6 orang warga yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Yakni, Rahfima Welly, Ratna Asnita, Rifyal Yusda, Fitri Mayasari, Ratih Kartika Chandra dan Neni Mitra.

Sedangkan pada Jumat (25/9), tercatat ada tiga warga Payakumbuh yang positif Covid-19. Mereka adalah EJ, wanita 42 tahun yang merupakan guru SMKN 1 Payakumbuh dan tinggal di Kelurahan Koto Tangah. Selanjutnya, A, laki-laki 57 tahun yang tercatat sebagai ASN Dinas Pendidikan dan tinggal di Tanjuang Gadai Sungai Pinago. Serta, MC, 28 tahun, yang tercatat sebagai  analisis RSUD Ahmad Darwis Suliki, beralamat di Jalan Sukarno-Hatta Payakumbuh.

Baca Juga:  Tim Pastikan Jadwal Razia Bersifat Tentatif

Sementara pada Sabtu (26/9), ada empat warga Payakumbuh yang positif Covid-19. Mereka adalah pasangan ibu dan anak berinisial LG, 30 tahun, dan FMA, 4 tahun, yang beralamat di Kelurahan Koto Tangah. Sebelum mereka terinfeksi Covid-19, sang suami atau kepala rumah tangga, berinisial YA, sepekan sebelumnya, juga sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain mereka, dua lainnya warga Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu lalu (25/9), berinisial PMY, 24 tahun, warga Kelurahan Padang Tinggi Piliang. Kemudian, YR, 28 tahun, Satpam BPJS Payakumbuh yang beralamat di Kelurahan Padang Tangah Payobada.

Sementara pada Minggu (27/9), tidak ada warga Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19. Namun, pada Senin (28/9), lima warga justru dinyatakan terpapar virus tersebut. Mereka adalah H, laki-laki 41 tahun, anggota Polri yang berdomisili di Paritrantang.  Kemudian, RF, laki-laki 26 tahun yang merupakan Staf TU SMKN 2 Payakumbuh dan berdomisili di Balai Cacang.

Selanjutnya, R, perempuan 27 tahun yang berdomisili Kelurahan Tiakar. Kemudian,  MFT, bocah lelaki 12 tahun  berdomisili di Kelurahan Ikua Koto Dibalai. Serta, E, pria berusia 59 tahun yang merupakan pedagang dan beralamat di Kelurahan Padangtiaka.

Adapun pada Selasa (29/9), tercatat ada empat warga Payakumbuh yang positif Covid-19. Namun, identitasnya belum diketahui. Tapi yang jelas, dengan adanya penambahan 4 kasus Selasa (29/9), maka total kasus positif Covid-19 di Payakumbuh sejak dari awal pandemi, sudah tercatat sebanyak 144 kasus.

“Dari 144 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Payakumbuh, satu orang meninggal dunia. Kemudian, sebanyak 82 orang sudah sembuh. Dan sisanya, sebanyak 61 orang, menjalani perawatan dan karantina di berbagai tempat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, dr Bakhrizal.

Dia memastikan, Satgas Pencegahan Covid-19 bersama jajaran Dinas Kesehatan, akan terus melakukan tracing dan tracking kasus positif Covid-19. “Selain tracing dan tracing, kita juga tidak akan berhenti melakukan treatment, sebelum nantinya, Payakumbuh dinyatakan nol dari kasus positif Covid-19,” kata dr Bakhrizal.

Di sisi lain, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi terus meminta masyarakat  disiplin melakukan 3 M, pakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta tetap menjaga jarak. Kemudian, Riza juga memastikan, bahwa Pemko Payakumbuh sudah membentuk Satgas Covid-19 yang melibatkan aparatur pemerintahan sampai ke level kelurahan. “Satgas Pencegahan Covid-19 ini merupakan ganti dari Gugus Tugas Covid-19, pemko bersama Forkopimda langsung membentuk Satgas Covid-19.

Riza juga berharap masyarakat jangan melihat dari naik turunnya angka positif Covid-19, tapi upaya preventif yang harus dilakukan seluruh elemen masyarakat. “Mari kita bersama-sama memutus mata rantai virus korona diasase ini, dengan disiplin menjalani protokol kesehatan,” tegas Riza Falepi. (frv)