Pengendalian Covid, Dr. Andani Minta Pemda Maksimalkan Satgas Nagari

12

Kepala Laboratorum, Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr. Andani Eka Putra mengemukakan, satuan tugas (satgas) nagari menjadi kunci suksesnya pengendalian dan penanganan Covid 19.

“Jika satgas nagari dibentuk dan berfungsi secara efektif, saya optimis penanganan Covid-19 akan berhasil. Oleh karena itu, satgas nagari harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkap Andani saat melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, Rabu (05/05/2021).

Akan tetapi, kata Andani, banyak satgas nagari hanya sekadar nama. Padahal fungsinya amat vital. Ia berharap satgas nagari itu dapat berfungsi efektif dalam pencegahan penularan Covid 19.

Menurut Andani, fungsi satgas nagari diantaranya, melakukan tracing kontak erat kasus positif Covid 19, penegakan disiplin protokol kesehatan dan pengawasan pasien positif yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Selama ini satgas nagari ada, tetapi belum menjalankan fungsinya secara maksimal. Baru sekadar nama secara formalitas. Ke depan, pemerintah daerah, harus harus optimalkan fungsi satgas nagari” katanya.

Menurut Andani lagi, jika satgas penanganan Covid-19 bekerja dengan baik, mulai nagari dan seterusnya secara berjenjang dirinya optimis penularan Covid-19 bisa dikendalikan.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah mengemukakan, pihaknya sudah membentuk satgas penanganan Covid-19 di setiap nagari dan nagari juga menganggarkan dana untuk satgas nagari.

“Berdasarkan informasi dari DPMDP2KB, seluruh nagari sudah terbentuk satgas Covid-19 dan alokasi anggarannya sudah tersedia pada anggaran belanja nagari,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga menugaskan Dinas Satpol PP dan Damkar memaksimalkan fungsi satgas yang sudah ada dan melakukan evaluasi. “Dinas Satpol PP dan Damkar saya tugaskan untuk mengkoordinasikan, dengan DPMDP2KB dan dinas kesehatan serta instansi terkait agar Satgas nagari berfungsi maksimal,” tuturnya. (elfi mahyuni)