Selama 12 Hari, Mulai Besok Polri Gelar Operasi Ketupat

23

Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Rusma Yul Anwar, menjadi Inspektur Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Pesisir Selatan, Rabu (05/05/2021).

Pada kesempatan itu bupati membacakan amanat tertulis Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya Kapolri mengemukakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal itu disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Lebih lanjut dikatakan, berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengambil langkah kebijakan larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut, karena situasi pandemi Covid-19.

Menurut Kapolri, keputusan tersebut diambil melalui berbagai pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H lalu.

Meskipun begitu, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit ditahan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, apabila pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik, maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang.

Baca Juga:  Tim Covid Tindak 118 Orang yang Tak Pakai Masker di Pasar Baru Bayang

Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7% atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik. Oleh karena itu, kegiatan Operasi Ketupat 2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto”.

Disebutkan lagi, Hari Raya Idul Fitri 1442 H dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Peningkatan aktifitas masyarakat akan terjadi dalam bentuk kegiatan ibadah dan kegiatan di sentra-sentra ekonomi, destinasi pariwisata serta kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halalbihalal.

“Hal itu sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, kamseltibcar dan pelanggaran protokol kesehatan. Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021,” jelasnya. (elfi mahyuni)

Previous articlePengendalian Covid, Dr. Andani Minta Pemda Maksimalkan Satgas Nagari
Next articleRadiologi, Cara Untuk Mengetahui Kondisi Kesehatan Dalam Tubuh