KBR Tingkatkan Pendapatan Petani, Empat Keltan Pessel Terima Bantuan

10
SEJAHTERAKAN PETANI: Feby Rifli saat berkunjung ke Keltan Tanjung Kandis Indah, Nagari Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batangkapas, kemarin.(IST)

Guna meningkatkan ekonomi dan pendapatan masyarakat petani di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), tahun 2021 ini sebanyak 4 kelompok tani (keltan) mendapatkan bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) berbagai jenis buah dan sayuran.

Bantuan tersebut disalurkan melalui aspirasi anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto, dengan nilai masing-masing per kelompok Rp 100 juta. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Pessel, Feby Rifli, Senin (5/7), saat berkunjung ke Kelompok Tani Tanjung Kandis Indah, Nagari Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batangkapas.

“Melalui program KBR ini, maka anggota kelompok tani penerima manfaat dapat melakukan pembibitan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Beberapa jenis tanamannya adalah durian, jengkol, petai, pinang, alpukat, bayur dan cengkeh,” katanya.

Lebih jauh dijelaskan, Kebun Bibit Rakyat tersebut adalah suatu program yang bertujuan untuk melakukan pembibitan tanaman kayu-kayuan dan buah-buahan di lahan anggota kelompok. Disebutkan, setelah pembibitan kemudian dilakukan penanaman di lahan yang dimiliki oleh anggota kelompok tani. Program ini berada di BPDASHL Agam Kuantan di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.


“Berdasarkan aspirasi dari masyarakat yang disampaikan kepada kami dan diteruskan kepada Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto, sehingga tahun ini di Pessel ada 4 kelompok tani sebagai penerima bantuan KBR. Nilai bantuan ini pada masing-masing kelompoknya adalah Rp 100 juta. Termasuk Kelompok Tani Tanjung Kandis Indah,” jelasnya.

Selaku anggota DPRD, pihaknya telah melakukan kunjungan ke lokasi pembibitan KBR tersebut untuk melihat proses pengerjaan pembibitan yang dilakukan oleh anggota kelompok dan di bantu oleh masyarakat. “Saat kunjungan ke lokasi pembibitan KBR tersebut kami didampingi, Eko Kurniawan, Staf Ahli Anggota DPR RI, Hermanto, Syawaluddin, Sekcam Batang Kapas dan Jafri Datuak Gamuyang, tokoh masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Pembangunan Masjid Ash Shalihin Anak Air

Dikatakan, adapun jumlah bibit yang diproduksi sebanyak 30.000 batang terdiri dari bibit durian, jengkol, petai, pinang, alpukat, bayur dan cengkeh. Jenis itu nantinya akan ditanam di lahan milik anggota kelompok dengan luas sekitar 20 hektare.

“Dengan program KBR ini diharapkan akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat serta kawasan hutan bisa terjaga kelestariannya. Semoga program ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun) Pessel, Nuzirwan, ketika dihubungi menyampaikan, KBR merupakan langkah tepat untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Karena, melalui program itu dilakukan pembibitan tanaman produktif yang bernilai ekonomis seperti tanaman durian, jengkol, petai, pinang, alpukat, bayur dan cengkeh,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, tiga kelompok tani lainnya adalah Keltan Pincuran Anyuik Kampung Gunung Malelo, Nagari Gunung Malelo Surantih, Kecamatan Sutera. Jaya Bersama Kampung Bukik Kaciak, Nagari Rantau Simalenang Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

“Dan Keltan Maju Berkah Kampung Pondok Pamatang, Nagari Lunang, Kecamatan Lunang. Saya berharap program ini bisa dilanjutkan pada kelompok tani lainnya di daerah ini pada tahun-tahun berikut,” timpal Nusirwan. (yon)