Bupati dan Baznas Pessel Bedah Rumah Korban Kebakaran

96

Untuk meringankan beban keluarga yang menjadi korban kebakaran, korban angin puting beliung dan keluarga miskin yang tinggal di rumah yang tidak layak, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pessel, Yose Leonando, salurkan bantuan Senin (7/6/2022).

Bantuan bedah rumah diserahkan kepada enam kepala keluarga (KK) yang membutuhkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bayang dan Kecamatan Koto XI Tarusan.

Bupati Pessel mengatakan bahwa dua keluarga yang menjadi korban kebakaran di Kampung Carocok, Nagari Carocok, Kecamatan Koto XI Tarusan yang terjadi tanggal 10 Mei 2022 lalu itu, hingga sekarang masih menumpang di rumah familinya di kampung tersebut.

“Agar mereka bisa kembali menempati rumahnya, sehingga kita melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menyalurkan bantuan kepada mereka. Sebab peristiwa kebakaran itu telah membuat dua unit rumah permanen dan semi permanen hangus dan rata dengan tanah. Dua pemilik rumah itu di antaranya, Suprianto 55, dan Gusmalinda 38,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa bantuan pembangunan rumah bagi dua keluarga korban kebakaran yang bersumber dari Baznas itu, pencairannya dilakukan secara bertahap dengan total nantinya Rp 20 juta.

“Saya berharap melalui bantuan ini, dua keluarga yang menjadi korban kebakaran ini bisa kembali tinggal di rumahnya. Namun perlu diingat gunakanlah dana bantuan ini secara baik, serta juga secara optimal. Selain itu juga ada swadayanya agar bangunannya memiliki nilai tambah,” katanya.

Dia juga berpesan kepada pemerintahan nagari agar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunannya.

“Sebab bila kegiatan pembangunannya tidak tercapai sesuai dengan tahapan. Maka bisa berdampak terhadap pengucuran berikutnya. Karena pola pencairan bantuan dilakukan secara bertahap, dimana pada tahap awal ini sebesar Rp 7,5 juta secara langsung melalui rekening,” ujarnya.

Baca Juga:  Meresahkan, Polres Pessel Amankan Enam Pelaku Judi Togel Online dan Koa

Ditambahkan lagi bahwa dalam hari yang sama dia bersama Ketua Baznas Pessel, Yose Leonando, juga menyalurkan bantuan terhadap dua keluarga korban kebakaran lainnya. Termasuk juga bantuan terhadap keluarga korban angin puting beliung dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) keluarga miskin di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Bayang.

Ketua Baznas Pessel, Yose Leonando, menjelaskan bahwa dua keluarga korban kebakaran lainnya yang juga mendapatkan bantuan rehab dari Baznas Pessel di antaranya, terhadap keluarga Agus 55, di Kampung Simaung Cumate, Nagari Duku, dan keluarga Desnita Roza 50, di Kampung Ampang Pulai, Nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan.

“Korban angin puting beliung yang juga mendapat penyaluran bantuan hari ini ¬†adalah terhadap keluarga Detia Efendi 50, di Kampung Batu Kalang, Nagari Ampang Pulai,” ujarnya.

Karena program bedah rumah keluarga miskin masih menjadi salah satu program prioritas oleh BAznas Pessel, sehingga pihaknya bersama Bupati Pessel juga melakukan penyaluran pada Senin (7/6) tersebut.

“Dua keluarga yang mendapatkan bantuan RTLH itu diantaranya, terhadap keluarga Nuryanti 43, di Nagari Gurun Panjang Selatan, Kecamatan Bayang, dan keluarga Afriadi 40, di Kampung Simaung Cumate, Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan,” jelasnya.

Dia menegaskan kepada keluarga penerima bantuan RTLH agar menggunakan dana bantuan dengan jumlah Rp 20 juta itu secara baik dan sesuai tujuan.

“Ini perlu saya tegaskan, sebab bila bantuan ini tidak sesuai dengan yang tujuannya. Maka nagari yang bersangkutan akan mendapat sanksi tidak lagi mendapatkan bantuan RTLH selama dua tahun. Makanya kepada wali nagari saya minta untuk melakukan pengawasan di lapangan. Tujuannya agar jangan sampai mendapat sanksi tersebut,” timpalnya, dengan juga didampingi Camat Koto XI Tarusan, Yudi Andri. (yon)