Kakak Beradik Tenggelam Ditemukan Tewas

21
Tim SAR saat melakukan evakuasi salah satu korban tenggelam bernama Jefri, 24. Beberapa saat setelah itu, petugas menemukan Adam. (IST)

Tim Search and Rescue (SAR) Sumbar, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berhasil menemukan dua warga Kampung Pasar Baru, Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang yang tenggelam di perairan pantai nagari itu,  Minggu (7/3). Dua korban yang merupakan kakak beradik yakni Adam, 21, dan Jefri 24, tenggelam Jumat (5/3) lalu sekitar pukul 17.00 di Pantai Karang Labuang.

Informasi yang diterima Padang Ekspres di lokasi kejadian kemarin (7/3), dua kakak beradik yang ditemukan meninggal itu, pada Jumat (5/3) sore pergi berenang dan mandi air laut.

“Pada sore menjelang magrib itu, keduanya terlihat asyik mandi air laut di pinggir pantai. Adam yang tidak pandai berenang, terseret arus ke tengah laut. Ketika itu dia terlihat dibantu oleh kakaknya Jefri. Karena arus gelombang terlihat kuat, sehingga kakaknya juga ikut terseret dan tenggelam,” ungkap Angga 24, saksi mata yang diamini Rival, Tasya, dan Nisa.

Saat itu, dia bersama warga lainnya yang berada di lokasi, tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab sejak mulai awal tenggelam, dua korban tidak muncul lagi ke permukaan. “Walau ketika itu kami berupaya untuk mengejar dengan berenang dan juga menggunakan sampan, namun kami tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab dua korban yang tenggelam ini tidak lagi terlihat muncul ke permukaan,” ujarnya.

Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto, melalui Kasi Kedaruratan, Hasnul Karim, ketika dihubungi kemarin (7/3) membenarkan peristiwa itu. Kedua korban yabg tenggelam terseret ombak di Pantai Karang Labuang Kecamatan Lengayang itu sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Setelah memasuki hari ketiga, akhirnya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR Sumbar bersama Polairud, BPBD Pessel, serta juga dibantu oleh masyarakat nelayan membuahkan hasil. Namun dua korban saat ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jefri ditemukan sekitar pukul 08.00 dan Adam ditemukan sekitar pukul 13.30 pula,” jelasnya.

Ditambahkannya, setelah korban ditemukan, tim evakuasi langsung membawanya ke Puskesmas Kambang untuk dilakukan visum. “Setelah dilakukan visum di Puskesmas Kambang, jenazah kita serahkan langsung ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. Saat ini kedua korban sudah dikebumikan pandan pekuburan keluarga di Nagari Lakitan Utara,” ujarnya.

Dia juga berharap agar keluarga korban bisa tabah dalam menerima cobaan itu, sebab semua itu sudah menjadi takdir dari Yang Maha Kuasa. “Kepada warga saya juga meminta agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. Sebab tingginya curah hujan serta juga kuatnya gelombang pasang akan mengancam keselamatan jiwa,” ujarnya. (yon)