Menteri Halim Iskandar : Program Transmigrasi Tidak Boleh Terhenti!!

11

Pengelolaan penataan dan perencanaan transmigrasi saat ini tidak bisa disamakan dengan masa lalu. Harus menyesuaikan kondisi zaman, mulai perencanaan tata lokasi, akses yang dipersiapkan dan menajemen pengelolaan lahan.

“Kita berharap transmigrasi semakin bagus dan memberikan harapan baru. Tanggung jawab untuk peningkatan kawasan yang sudah ada membutuhkan dukungan semua pihak keluarga transmigrasi, pemerintah daerah, provinsi hingga pusat,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi A Halim Iskandar di Pesisir Selatan, Sumbar, Minggu (12/12/2021).

Ia mengatakan program transmigrasi tidak boleh berhenti karena efeknya bagus bagi pemerataan pembangunan, penguatan Bhineka Tunggal Ika. Terbukti masyarakat dari berbagai daerah, suku dan agama bisa bersatu dalam kesatuan kawasan. Tentu program itu harus diikuti berbagai upaya perubahan yang bersifat paradigmatik, kebijakan dan teknis seiring tuntutan zaman.

Program transmigrasi yang telah diformalkan sejak kepemimpinan Presiden RI pertama Soekarno terbukti mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Indonesia dan memperkuat nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika.

“Hari ini kita menyaksikan, kalau waktu itu Bung Karno tidak menformalkan transmigrasi, kita belum tentu akan melihat keberhasilan pemerataan pembangunan seluruh tanah air seperti sekarang. Karena itu layak kita menyukuri adanya program ini,” ungkap Halim saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi ke-71 di Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Baca Juga:  Hindari Salah Paham, Tata Objek Wisata Pantai Carocok Painan

Usai upacara, Halim Iskandar menyerahkan Bansosbud Sarana Rumah Ibadah Paket untuk MDA Islamic Centre KTM Lunang Silaut Pesisir Selatan dari Ditjen PPKTrans, Menyerahkan SHM di UPT Padang Tarok Sijunjung.

Ia juga menandatangani prasasti Pembangunan Kantor Wali Nagari Pulau Karam Ampang Pulai, dan pembangunan panggung kesenian Pantai Muaro Bantiang Nagari Pulau Karam Ampang Pulai. (*)