Hasil Tracking, 22 Orang Jalani Karantina di Pessel

Lawan Covid-19.

Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berjenis kelamin perempuan berusia 78 tahun, meninggal dunia. Warga Balai Lamo Salido, Kecamatan IV Jurai itu meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang, sekitar pukul 18.20, Selasa (12/5).

“Almarhumah merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke-17. Almarhumah dikebumikan pada hari ini (kemarin, red) di Padang, bukan di Pessel,” kata Kabag Humas Pessel yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pessel, Rinaldi, kemarin.

Ditambahkan Rinaldi, pasien ke-17 tersebut telah dirawat di RSUP M Djamil Padang sejak 8 Mei 2020. Saat dirawat diambil sampel swab. Pada Selasa (12/5) pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien sebelum dirujuk ke RSUP pada Kamis (7/5) sempat masuk IGD di RS Balai Kesehatan Masyarakat (BKM) Sago, Kecamatan IV Jurai, dengan keluhan kehilangan kesadaran.

“Karena kondisi tidak kunjung membaik, maka pada Jumat (8/5) pasien dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Namun sampai saat ini belum diketahui secara pasti dari siapa almarhumah terinfeksi Covid-19. Pasalnya, sebelumnya almarhumah kecil kemungkinan untuk bepergian ke mana-mana,” ujarnya.

Sehubungan adanya pasien kasus ke-17 ini, tim gugus tugas sudah melakukan tracking (penelusuran) terhadap orang-orang pernah kontak dengan pasien. “Berdasar hasil tracking sementara, terdapat 22 orang pernah kontak dengan almarhumah. Mereka itu terdiri dari 12 tenaga kesehatan RS BKM Sago, dan 10 anak dan tetangga korban,” jelasnya.

Ia menyebutkan 22 orang itu berstatus orang dalam pemantauan (ODP), tujuh di antaranya sudah menjalani karantina di Rusunawa Kampung Muaro, Nagari Painan Selatan.

“Sisanya akan masuk karantina hari ini, atau paling lambat sampai malam nanti (kemarin red). Tujuh orang yang sudah dikarantina itu terdiri dari 4 orang tenaga medis RS BKM Sago, dan 3 orang anak dan tetangga korban,” ucap Rinaldi.

Dua PDP Covid-19 Meninggal

Sementara itu, di Dharmasraya dua PDP meninggal dunia, Senin (11/5). Keduanya meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang masing-masing berinisial A, 60, perempuan, warga Beringin Sakti, Nagari Taratak Tinggi dan S, 69, laki-laki, warga Jorong Koto Hilalang I Nagari Sungai Langkok. Dengan demikian sudah empat PDP warga meninggal dunia. Dua lainnya yaitu D, 20, laki-laki dan Y, perempuan.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Rahmadian mengatakan untuk PDP A memiliki riwayat penyakit ulcus diabeticum + stroke iskemik. Sementara S, 69, dengan riwayat penyakit sebelumnya DM dan Paru, pada 12 April 2020 pasien masuk HC. Koto Baru dengan keluhan mencret, sakit perut.

Di hari yang sama pasien dirujuk ke RSUD Sungaidareh dan pada 20 April pasien masuk kembali ke IGD Puskesmas Koto baru, dan langsung dirujuk ke RSUD Sungai Dareh.

“Berdasar informasi dari keluarga pasien, 11 Mei sore pasien mengeluh sakit perut dan dibawa ke RS Yos Sudarso. Di sana pasien akan dimasukkan ke ruang isolasi tapi keluarga menolak. Akhirnya keluarga membawa pasien ke RSUP M Djamil Padang lewat IGD. Belum sempat ditangani, pasien dinyatakan meninggal dunia pukul 20.30. Uji swab sudah dilaksanakan dan hasil dalam proses,” jelas Rahmadian. (yon/ita)