Koordinasi dan Monev Kegiatan TLI Covid-19 Digelar

32
EVALUASI: Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar membuka pertemuan koordinasi dan monev kegiatan TLI pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19.(IST)

Untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid-19, Pemkab Pesisir Selatan (Pessel), selenggarakan pertemuan koordinasi dan monev kegiatan Tes Lacak Isolasi (TLI), Kamis (14/10) di Hotel Saga Murni.

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar saat membuka pertemuan koordinasi dan monev kegiatan TLI pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19 itu mengatakan, Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Sars-cov-2 dan telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO).

Sampai saat ini sebutnya, ancaman Covid-19 baik tingkat global maupun nasional masih sangat tinggi. Ancaman Covid-19 itu membutuhkan respons yang cepat untuk mencegah penularan berkelanjutan.

“Dalam hal ini sangat diperlukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid-19 dengan mempercepat dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan, pelacakan, karantina dan isolasi,” jelasnya.

Dikatakannya, Pessel merupakan salah satu wilayah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 cukup tinggi di Sumbar. Jumlah kasus tertinggi ditemukan 6 Agustus 2021 yaitu 155 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan sampai 13 Oktober 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu sebanyak 3.993 kasus.

Jumlah yang meninggal dunia sebanyak 153 kasus, dan jumlah kasus sembuh sebanyak 3.802 orang (92,22 persen), jumlah kasus aktif yaitu kasus yang masih dirawat dan isolasi mandiri 38 orang (0,95 persen).

Baca Juga:  Tampung Masukan, Bawaslu Pessel Dirikan Posko Pengaduan Masyarakat

Disebutkannya, Pemkab telah melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19 melalui 3 strategi utama.

Tiga strategi utama itu diantaranya, peningkatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), meningkatkan kegiatan 3 T (tracing, testing dan treatment), serta pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Satria Wibawa, dalam kesempatan itu juga mengatakan, tujuan dari pertemuan koordinasi dan monev kegiatan tes lacak isolasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 itu adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas surveilans/penanggung jawab tes lacak isolasi di Puskesmas dalam rangka percepatan kegiatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Selanjutnya, terbangunnya koordinasi yang baik pada pelaksanaan kegiatan tes lacak dan isolasi pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19. “Pertemuan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri  dari petugas puskesmas sebanyak 20 orang, petugas Tracer 10 orang, dan petugas Dinkes, panitia dan narasumber sebanyak 10 orang pula,” ujarnya. (yon)