Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan Cabut Laporan

Ilustrasi (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Tidak menginginkan persoalan sampai berlarut-larut dengan warganya, Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah, Kecamatan Sutera, Syawal mencabut pengaduan di Mapolsek Sutera.

Pengaduan itu dilakukan sebelumnya terkait dugaan pengrusakan dan pengancaman yang dilakukan oleh tujuh warganya saat melakukan aksi protes di kantor wali nagari setempat, Rabu (13/5) lalu. Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah Syawal menjelaskan pihaknya memang akan mencabut pengaduan dari kepolisian terhadap tujuh warga itu.

“Kami sudah dimediasi oleh Kapolsek Sutera terkait penyelesaian persoalan antara pemerintahan nagari dengan tujuh masyarakat yang diduga melakukan perusakan dan pengancaman saat aksi protes. Dan kita sepakat untuk menyelesaikan melalui pendekatan persuasif di nagari dan akan mencabut pengaduan. Dengan dicabutnya laporan itu, nantinya tidak ada lagi persoalan baru yang muncul,” jelasnya.

Sebelumnya persoalan itu bermula ketika sejumlah warga melakukan aksi protes ke kantor wali nagari. Ketika itu berdasar keterangan perangkat nagari dan salah seorang kepala kampung, massa sempat mengancam perangkat nagari. Oknum masyarakat yang datang juga sempat diduga merusak spanduk Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNag).

“Dari hasil mediasi yang dilakukan, oknum masyarakat tersebut bersedia mengganti spanduk yang rusak. Sehingga persoalan kembali jernih,” ujarnya.

Kapolsek Sutera, AKP Asmardi Abas, membenarkan persoalan itu akan diselesaikan secara musyawarah. “Pengaduan itu dicabut kembali, sebab wali nagari ingin menyelesaikan persoalan yang terjadi di nagarinya secara mufakat dan musyawarah dengan warganya,” ujar kapolsek.

Ia menegaskan sampai saat ini pihaknya belum melakukan penahanan sebab laporan yang diterima baru sampai tahap pengaduan. “Sebagai aparat hukum, kami juga mengapresiasi sebab masyarakat dapat memahami, sehingga persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik,”pungkasnya. (yon)