Bayi Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan

Bayi perempuan ditemukan warga di dalam kardus saat ini dirawat di RSUD M Zein Painan. (IST)

Warga Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan dalam kardus di pinggir jalan baru Perumnas, dekat jembatan Pincuran Boga Painan, kemarin. Bayi perempuan yang diperkirakan masih berumur sekitar satu minggu itu, ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang membersihkan jalan di lokasi tersebut.

Saat ditemukan, bayi terlihat sehat, namun sebagian tubuhnya terlihat mengalami bintik-bintik merah, karena digigit serangga. Oleh warga, bayi yang ditemukan itu dilaporkan ke petugas jaga di Pos Polisi Militer (PM) yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi ditemukan. Selanjutnya petugas membawa bayi ke RSUD dr M Zein Painan untuk mendapatkan perawatan.

“Bayi perempuan itu ditemukan pagi sekitar pukul 06.15. Saat ditemukan bayi sedikit lemas. Pelaku memasukan bayi ke dalam kardus dan meletakannya di pinggir jalan,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPrPA) Pessel, Zulfian Aprianto didampingi Kepala Bidang PPrPA, Syofianeri, kemarin (21/8).

Kini bayi sudah mendapat perawatan dan dimasukan ke ruang incubator. Pasalnya. bayi diperkirakan masih berumur kurang dari satu minggu dan tali pusar masih belum terlepas.
Zulfian menyebut, pihaknya masih sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melacak orang tua bayi tersebut. “Hingga kini kami belum menemukan siapa ibu bayi ini,” ujarnya.
Meski begitu, saat ini sudah banyak calon orang tua asuh yang mendaftarkan diri untuk mengadopsi bayi mungil tersebut.

Baca Juga:  Diterjang Banjir-Longsor, Padang-Painan Lumpuh

“Namun keinginan tersebut perlu melalui proses lebih lanjut karena menyangkut kasus pembuangan bayi oleh oknum orang tua yang tidak bertanggung jawab. Temuan bayi ini juga sudah dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian bersama Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Pessel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval, didampingi Kasat Reskrim, AKP Allan Budi Kusuma, menyebutkan pihaknya tengah melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Saksi-saksi dan barang bukti juga sudah dikumpulkan sehingga oknum pelaku pembuangan bayi bisa ditangkap. “Siapapun orangnya, perbuatan penelantaran dan pembuangan bayi ini tidak bisa ditoleransi dan merupakan pelanggaran hukum,” katanya.(yon)