Jadi Terbaik, Inilah yang Dilakukan Wali Nagari Gurun Panjang Utara

51

Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam ajang Lomba Nagari Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2021.

Tim Penilai Provinsi melakukan penilaian di kantor wali nagari, Rabu (23/6)

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat, Syafrizal Ucok yang bertindak sebagai Ketua Tim disambut Plt Asisten I Setdakab Pesisir Selatan, Darmadi bersama Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan KB, Wendi dan lainnya.

Darmadi mengatakan, keberhasilan nagari membangun dan memberdayakan masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan wali nagari dan lembaga kemasyarakatannya.

“Semua itu  harus didukung oleh niat, semangat, motivasi, kerjasama, koordinasi dan keterbukaan kepada semua pihak. Hasilnya, Nagari Gurun Panjang Utara berhasil menjadi nagari terbaik tingkat kabupaten,” ujarnya.

Pemerintah nagari harus membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai unsur nagari, sekaligus koordinasi yang dengan camat dan perangkat daerah lainnya.

Darmadi mengungkapkan, Nagari Gurun Panjang Utara telah banyak meraih penghargaan seperti, nagari terbaik  1 transparansi pengelolaan dana desa tingkat kabupaten, terbaik 1 transparansi pengelolaan dana desa tingkat provinsi, dan penghargaan sebagai nagari bebas stunting.

Selanjutnya, Nagari Gurun Panjang Utara juga melakukan beberapa inovasi yaitu BUMNag Gurun Panjang Utara telah memiliki warung serbaguna, memiliki kelompok peternak yang mengelola usaha peternakan sapi ratusan ekor.

Baca Juga:  Bangkitkan Perekonomian Daerah, Bank Nagari Bantu Permodalan IKM Pessel

Ketua  Tim Penilai Lomba Nagari Berprestasi Tingkat Sumbar, Syafrizal Ucok mengatakan penilaian kali ini lebih difokuskan pada pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya,  lomba nagari berprestasi bukan kegiatan seremonial, tetapi lebih ditekankan pada evaluasi. Peran serta masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta tahap pelestarian akan jadi penilaian.

“Dalam melakukan penilaian, tim yang diterjunkan dari beberapa bidang ini bukan saja melihat secara fisik. Tapi juga melakukan wawancara dan tanya jawab berdasarkan ekspose yang disampaikan oleh wali nagari Gurun Panjang, ketua LPM dan ketua TP PKK setempat. Selanjutnya, sejauhmana peran pemerintah nagari dalam upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19,” ucapnya.

Sementara bidang yang dinilai adalah pemerintahan dan partisipasi masyarakat, pendidikan, kesehatan, ekonomi, PKK, keamanan, ketertiban, lembaga kemasyarakatan dan muatan lokal.

Sementara itu Wali Nagari Gurun Panjang Utara, Zainul Arifin, memaparkan, nagarinya memiliki potensi pertanian dan perkebunan sebagai sumber ekonomi masyarakat. komoditi yang dikembangkan antara lain padi, palawija, karet, dan pala.

“Dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat yang menekuni usaha peternakan, Pemerintah Nagari Gurun Panjang Utara mengalokasikan dana desa tahun 2019 untuk pengadaan 50 ekor sapi untuk 10 kelompok peternak. Kini, sapi tersebut berkembang menjadi 66 ekor,” ungkapnya.(elfi m)