Tanam Ganja di Belakang Rumah, Seorang Pedagang Ayam Dibekuk

Barang bukti ganja yang diamankan polisi. (Foto: Humas)

Seorang pedagang ayam diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pesisir Selatan (Pessel) karena menanam narkotika jenis ganja di belakang rumahnya.

Pria berinisial A, 45, warga Kotoberapak, Kecamatan Bayang itu, dibekuk petugas di rumahnya tanpa perlawanan, Sabtu (25/4/2020) sore. Saat diamankan, ditemukan 4 batang ganja setinggi sekitar 2 meter.

Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval melalui Kasubbag Humas Iptu Jismul Wahid mengatakan, pelaku diamankan setelah petugas memperoleh informasi dari masyarakat.

“Petugas Satnarkoba melakukan penyelidikan dan ternyata benar ditemukan 4 tanaman yang diduga ganja yang ditanam di belakang rumahnya,” ujarnya.

Kasat Narkoba Polres Pessel AKP Hidup Mulia bersama anggotanya langsung memimpin penangkapan pelaku.

“Di hadapan petugas, pelaku mengakui bahwa tanaman yang diduga ganja tersebut merupakan miliknya,” kata Hidup Mulia didampingi Kapolsek Bayang Iptu Gusmanto dan Kasi Humas Polsek Bripka Faisal.

Kini, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Pessel untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku akan dikenakan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Hidup Mulia.

Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval menegaskan walaupun sekarang tengah adanya wabah virus korona, pihaknya tetap melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Tidak ada ampun, akan kita proses dan tangkap pelakunya,” tegas mantan Kapolres Padangpanjang itu.(esg)