Dorong Budidaya, 5.000 Benih Ikan Nila Ditebar di Bandar Larangan

22
Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menebar ribuan benih ikan nila di Bandar Larangan Kawasan Taman Spora. (IST)

Sebanyak 5.000 benih ikan nila ditebar Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar di Bandar Larangan Kawasan Taman Spora atau persis depan Masjid Akbar Baiturrahman Painan, Selasa (27/04/2021).

Bupati mengapresiasi kreativitas yang dilakukan anak Nagari Painan untuk memanfaatkan bandar yang ada di depan Masjid Akbar Baiturrahman Painan untuk budidaya perikanan. “Bandar ini sangat potensial dikembangkan sebagai lokasi budidaya perikanan darat yaitu ikan nila. Selama ini bandar yang airnya tidak pernah kering itu dibiarkan telantar,” katanya.

Dikatakan, kini bandar yang berada di depan Masjid Akbar Baiturrahman Painan tersebut direnovasi, sehingga layaknya kolam ikan. “Nantinya, lokasi bandar yang dijadikan sebagai lokasi budidaya ikan itu juga dapat menjadi objek wisata di Kawasan Taman Spora. Saya berharap agar lokasi Itu dikelola dengan baik,” pintanya.

Menurutnya, selain potensi perikanan laut, Pesisir Selatan juga memiliki potensi budidaya perikanan darat. Akan tetapi, potensi budidaya perikanan darat belum tergarap maksimal. Dinas Perikanan diminta menggerakkan pengembangan potensi budidaya perikanan darat untuk peningkatan ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Baca Juga:  Bantu Korban Banjir Rahul, Pemkab Pessel Sebar 10,2 Ton Beras

Disamping itu, Pesisir Selatan juga memiliki potensi untuk program mina padi yang mengintegrasikan tanaman padi dengan budidaya ikan air tawar, salah satunya di Nagari Taratak Tangah Lumpo, Kecamatan IV Jurai. Menurut bupati, program mina padi sangat cocok dikembangkan di daerah ini, karena lahan pertanian yang cukup luas dan didukung oleh pengairan yang memadai.

Sementara Kadis Perikanan, Andi Syafinal mengatakan, pengembangan sektor perikanan sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai dan SDM yang andal, sehingga potensi perikanan yang ada bisa dioptimalisasi secara maksimal.

Terkait hal itu, maka pemerintah daerah terus berupaya mencari bantuan berupa program dan kegiatan pengembangan sektor perikanan ke pusat yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Di Kementerian Kelautan dan Perikanan sangat banyak program dan kegiatan sektor perikanan yang dapat dibawa ke daerah. tetapi tentu butuh kiat, sehingga bantuan dapat dibawa ke daerah,” ungkapnya. (elfi mahyuni)

Previous articleMenwa UNP Diminta Mampu Berinovasi
Next articlePenuhi Kebutuhan BBM Masyarakat, Pertashop Segera Hadir di Mentawai