800 Personel Gabungan Disiagakan Dalam Operasi Ketupat Singgalang 2022

27
Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo.(IST)

Beda dengan dua tahun sebelumnya, pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022 ini, pemerintah memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran. Tentunya dengan tetap mentaati aturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan agar Covid-19 tetap terkendali.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik dan juga masyarakat saat merayakan hari kemenangan itu, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) juga menyiagakan 800 personel gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo, mengatakan Rabu (27/4) bahwa tim gabungan yang terdiri dari 450 personil Kepolisian, 100 personel TNI, 150 personil Dinas Perhubungan, serta juga dari Satpol PP, BPBD, dan tenaga kesehatan itu, disiagakan secara bersamaan melalui Operasi Ketupat Singgalang 2022.

“Operasi Ketupat Singgalang dengan menerjunkan 450 personil Kepolisian dengan juga dibantu oleh personil TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, petugas kesehatan, dan lainnya itu bakal dilaksanakan mulai dari 28 April hingga 9 Mei 2022. Total personil tersebut mencapai 800 orang,” jelasnya.

Karena masih dalam pandemi Covid-19, sehingga dia menghimbau kepada pemudik untuk selalu menegakkan disiplin protokol kesehatan, serta juga melaksanakan vaksinasi dosis lengkap.

“Masyarakat yang ingin mudik, dipersilahkan. Dengan persyaratan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Dia juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, diprediksi sekitar 85,5 juta orang yang akan melaksanakan mobilitas perjalanan selama lebaran Idul Fitri.

Untuk itu, Kapolres AKBP Sri Wibowo sesuai dengan wilayah hukumnya akan berupaya secara maksimal menjaga ketertiban dan kenyamanan melalui personil yang diterjunkan di sejumlah titik yang ditentukan.

Polisi dan tim gabungan di titik tertentu akan mengurai kemacetan maupun meminimalisir gangguan kamtibmas di tempat-tempat keramaian.

“Untuk tempat wisata, kita ada tiga titik tempat pos pengamanan, yaitu di Carocok Painan, Kawasan Wisata Mandeh dan di Lengayang. Diharapkan upaya ini juga akan dapat mengurangi atau meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya selama lebaran tahun ini di Pessel,” tutupnya. (yon)