Hebat! PLN ULP Sawahlunto dan Silungkang Nihil Tunggakan

PLN Unit Layanan Pelanggan Sawahlunto dan Silungkang berhasil menihilkan tunggakan rekening listik pelanggan umum pada April 2020. (Foto: Dok.JPG

April 2020 ditutup dengan keberhasilan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sawahlunto dan Silungkang menihilkan tunggakan rekening listik pelanggan umum.

Capaian itu tidak mudah. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19. Nihil tunggakan juga pertanda bahwa kesadaran masyarakat membayar listrik tepat waktu kian meningkat.

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Sumbar Rizky Mochamad mengapresiasi unit yang telah berhasil menihilkan tunggakan. Begitu juga kepada para pelanggan yang telah membayar listrik tepat waktu.

“Terima kasih kepada para pelanggan telah membayar listrik tepat waktu. Pembayaran di awal bulan hingga tanggal 20 sangat kami harapkan guna menjaga kualitas pelayanan PLN,” katanya.

Ia juga berterima kasih kepada petugas PLN yang terus bersemangat sosialisaai di tengah masa pandemi.

“Semoga sinergi yang baik antara PLN dan pelanggan kian terwujud sehingga tidak ada lagi tunggakan dan PLN dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tambah Rizky.

Manager ULP Sawahlunto Arsal dan Manager ULP Silungkang Dhanu Septoandi menyebutkan bahwa nihil tunggakan merupakan hasil kerja keras seluruh elemen ULP.

Mereka juga bersyukur masyarakat setempat semakin memahami kewajibannya membayar listrik tepat waktu guna menghindari sanksi keterlambatan.

“Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, baik para petugas lapangan, pegawai, pemda setempat hingga pelanggan sendiri. Kami melakukan mapping dan monitoring secara rutin untuk setiap pelanggan. Apalagi kini ada program Rezeki Listrik Dunsanak Minang yang berhadiah umrah. Pelanggan jadi semakin tertarik dan bersemangat membayar listrik di awal bulan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dhanu Septoandi yang terus melakukan pendekatan dan mempererat komunikasi dengan stakeholder.

Seperti diketahui, saat ini PLN Sumbar menggelar program Rezeki Listrik Dunsanak Minang yang berlaku mulai April hingga Desember 2020.

Program berhadiah umrah, sepeda motor listrik dan lainnya itu bentuk apresiasi PLN terhadap pelanggan umum pascabayar yang bayar listrik di awal bulan sebelum tanggal 10, dan pelanggan prabayar yang membeli listrik di atas 200 ribu setiap bulan.

Meski di tengah pandemi, namun pelanggan tetap dapat membayar listrik tanpa perlu datang ke loket pembayaran.

Saat ini kemudahan pembayaran rekening listrik dan pembelian token prabayar dapat melalui berbagai cara, mulai dari aplikasi ojek online, aplikasi belanja online, berbagai aplikasi fintech, mobile banking, internet banking, dan sms banking sehingga mendukung gerakan physical distancing guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(rel/esg)