Kasus Covid-19 Meningkat, Disdikbud Mentawai Hentikan PBM Tatap Muka

18

Pasca meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Mentawai menerbitkan surat penutupan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka.

Penghentian PBM tatap muka itu dimulai tanggal 21 April 2021, berlaku untuk tiga kecamatan yakni Kecamatan Sipora Utara, Sipora Selatan dan Sikakap.

Kepala Disdikbud Kepulauan Mentawai, Oreste Sakeru mengatakan, penutupan PBM tatap muka untuk 3 kecamatan tersebut, didasari karena terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang signifikan sejak dua pekan terakhir. Untuk itu, segala aktifitas PBM di sekolah mulai dari jenjang pendidikan SD hingga SMP harus dihentikan.

“Selama ini ada dua kelas yang dibolehkan melaksanakan PBM, yakni kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Melihat kondisi pertambahan kasus Covid-19 yang cukup tinggi, makanya, aktifitas PBM harus dihentikan demi menghindari penyebaran dan terbentuknya klaster baru Covid-19 di Mentawai, khususnya di 3 kecamatan tersebut,” paparnya.

Sejalan dengan Disdikbud Kepulauan Mentawai tersebut, kantor cabang dinas SLB, SMA dan SMK Kepulauan Mentawai wilayah Sipora juga memerintahkan kepala sekolah yang berada di bawah naungannya untuk menghentikan PBM terhitung mulai tanggal 21 April 2021.

Baca Juga:  Terbaik I Penanganan Covid-19, Pemko Pariaman Terima Penghargaan 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, menyebutkan, telah terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kepulauan Mentawai semenjak dua pekan terakhir. Pada Rabu, (21/04/2021) kembali terjadi penambahan warga Mentawai yang terpapar Covid-19 sebanyak 5 kasus, sehingga total jumlah terpapar Covid-19 di Kepulauan Mentawai mencapai 600 orang. (rif)

Previous articleLahan Tergerus, Lareh Nan Panjang Butuh Normalisasi Batang Mangoi
Next articlePeringati Hari Kartini, TP PKK Pessel Sebar 200 Paket Takjil Gratis