Gratis, Kawasan Silo Dilengkapi 11 Alat Fitnes

70
Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga dan Rekreasi Kemenpora RI Maifrizon, melakukan peninjauan dan mencoba alat fitness yang baru selesai dipasang di kawasan Silo, kemarin. (IST)

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI memberikan bantuan 11 unit alat fitness outdoor (ruang terbuka) untuk kota Sawahlunto. Ke-11 alat fitness tersebut sudah dipasang di kawasan Silo dan telah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut bayaran.

“Diberikannya bantuan alat fitness outdoor ini merupakan realisasi dari proposal yang diajukan Pemko Sawahlunto melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora). Apalagi melihat kondisi di Silo ini yang juga merupakan destinasi wisata dengan nilai sejarah tinggi,” ungkap Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga dan Rekreasi Kemenpora RI Maifrizon saat meninjau alat–alat fitness yang baru selesai dipasang itu, kemarin.

Apalagi kawasan Silo, sebut Maifrizon, menggunakan areal bekas lahan pertambangan batu bara di zaman Kolonial Belanda dulu. “Kita percaya nanti akan semakin ramai dikunjungi. Yang pasti menjadi menarik, ke Silo menjadi tak sekadar berwisata, namun juga berolahraga untuk menyehatkan dan menguatkan tubuh,” harapnya.

Sekko Sawahlunto Dr dr Ambun Kadri mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi dari Kemenpora RI terhadap wisata dan olahraga di Sawahlunto. “Kami bertekad akan menjaga dan merawat bantuan yang telah diberikan ini. Untuk itu kami berpesan pada Disparpora yang mengelola ini nantinya untuk optimal dalam merawat alat-alat fitness outdoor ini. Karena diletakkan di ruang terbuka tentu memang butuh perhatian lebih untuk menjaganya,” kata Ambun Kadri.

Ambun Kadri juga menyampaikan harapan pada Kemenpora agar dapat melanjutkan memberi bantuan pada Sawahlunto. “Sebab, masih banyak potensi olahraga dan rekreasi/wisata Sawahlunto yang perlu dibantu untuk mengoptimalkan pengelolaannya,” harapnya.

Kepala Disparpora Sawahlunto Nova Erizon, mengatakan pihaknya siap mengelola dan menjaga 11 unit alat fitness outdoor yang telah dipasang di kawasan Silo tersebut.
“Ini telah menambah nilai dan daya tarik kawasan Silo. Kita akan jaga dan rawat dengan baik. Masyarakat boleh bebas menggunakan, namun kalau sudah ramai tentunya harus dengan bergantian,” kata Nova Erizon.

Terkait kondisi pandemi Covid – 19 saat ini, disampaikan Nova maka masyarakat dalam menggunakan alat fitness di ruang terbuka tersebut harus menerapkan standar protokol kesehatan.

Usai meninjau kondisi alat fitness outdoor itu, Maifrizon juga dibawa mengunjungi kawasan Kandih untuk meninjau arena road race, lokasi rencana pembangunan Gedung Olahraga (GOR)/stadion. Dan lokasi pembangunan kampus Program Studi Di luar Kampus Utama (PSDKU) UNP.

Terpisah, Ketua Pengcab PABBSI Sawahlunto, Jaswandi mengapresiasi adanya peralatan fitness yang telah dipasang di kawasan Taman Silo sebagai sarana olahraga bagi masyarakat. “Dan saya lihat peralatan yang diberikan oleh Kemenpora itu juga bagus dan standar untuk digunakan,” sebutnya. Dan di tengah pandemi ini, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan imunitas tubuh. (mg3)