Wagub Panen Jagung, Petani di Sijunjung Menuju Mekanisasi Pertanian

11

Pemprov Sumatera Barat mendukung penuh rencana pembukaan lahan pertanian baru di Kabupaten Sijunjung untuk meningkatkan produktivitas.

“Kita memang fokus pada sektor pertanian karena itu bisa sejalan dengan upaya pengembangan pertanian di Sijunjung,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau panen jagung di Sijunjung, Jumat (16/7/2021).

Ia mengatakan saat ini di Dinas Pertanian Sumbar masih tersedia cukup banyak bibit jagung yang bisa dimanfaatkan oleh petani di Sijunjung.

“Silakan nanti pemerintah daerah menyiapkan berapa potensi lahan dan berapa kebutuhan untuk bibit. Nanti kita akan bantu,” katanya.


Menurutnya komoditas jagung berkaitan erat dengan peternakan ayam. Jika di Sijunjung terdapat sekitar 500 ribu ekor ayam maka dengan asumsi normal satu ekor butuh 50 gram jagung sehari, maka kebutuhan jagung di Sijunjung saja mencapai 25 ton sehari.

“Itu belum masuk kebutuhan untuk kabupaten dan kota lain di Sumbar yang juga mulai banyak mendirikan peternakan ayam,” katanya.

“Bantuan, baik alsintan (alat dan mesin pertanian), benih, pupuk, bisa kita alokasikan. Kalau kurang kita bisa bantu dapatkan dari Kementerian,” ucapnya.

Baca Juga:  Harga Tinggi dan Stabil, Petani Solsel Beralih Tanam Jagung

Terkait pertanian tambahnya, ada Program Sawit Rakyat (PSR) untuk dibantu dari Kementerian, tapi khusus untuk sawit rakyat. “Ini juga bisa kita upayakan nanti untuk bantuan dari pusat,” ujar Audy.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyebut sektor pertanian adalah sektor yang menyelamatkan perekonomian Sijunjung di saat pandemi.

Ke depan pertanian akan menjadi fokus pengembangan perekonomian daerah didukung dengan petani yang mulai melek teknologi dan menerima alat-alat mekanis pertanian.

“Jadi ke depan pertanian di Sijunjung tidak lagi konvensional seperti sebelumnya tetapi akan menjadi pertanian yang maju didukung oleh peralatan yang memadai,” pungkasnya.

Audy Joinaldy juga menjajal panen jagung dengan mesin panen jagung Combine Corn Harvester, milik kelompok tani di Padang Ranah Nagari Sijunjung seluas 3 hektare. (*)