Tabrak Dua Motor sebelum Masuk Sawah

Minibus Daihatsu Terios menabrak dua sepeda motor hingga terjun ke dalam sawah. (IST)

Malapetaka di jalan raya kembali terjadi di Kabupaten Sijunjung. Persisnya di Jalan Lintas Muaro-Tanahbadantung, Gantiang, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjing. Diduga, kecelakaan berawal dari minibus Daihatsu Terios yang los kontrol.

Sehingga, dua pengendara motor tertabrak. Sedangkan mobil yang menabrak, terjun ke sawah dalam kondisi terbalik. Insiden yang terjadi pukul 10.00 WIB tersebut, membuat dua pengendara motor mengalami luka-luka dan patah tulang. Keduanya pun langsung dilarikan warga ke rumah sakit. Sedangkan pengemudi mengalami cedera karena terjebak dalam mobil.

Informasi dihimpun Padang Ekspres, Daihatsu Terios hitam bernomor polisi BA 1045 BD tersebut, dikemudikan oleh Rianda Hadi Dewata. Sedangkan dua sepeda motor yang ditabraknya yaitu Scoopy BA 2012 KA dikendarai Jimmy Febrian, lalu Jupiter MX BA 6080 KO dikendarai Rogi Desa Putra, dengan memboncengi Arisnaldi Hazirul.

Efrijon, warga yang menyaksikan kejadian tersebut, menjelaskan kejadian berawal dari Daihatsu Terios BA 1045 BD yang melaju dengan kecepatan sedang dari arah Muaro menuju Tanahbadantung.

Namun, imbuh Efrijon, pas di tempat kejadian perkara (TKP), mobil mendadak keluar jalur ke arah kanan jalan (lawan arah). Sehingga menabrak dua sepeda motor, sebelum mobil terjun ke sawah.

Warga sekitar dan pengendara lainnya yang menyaksikan kejadian, katanya langsung memberikan pertolongan. Pasalnya, kedua pengendara motor mengalami luka-luka hingga diduga patah pada bagian kaki, sehingga dievakuasi warga ke RSUD Sijunjung.

Tak lama setelah kejadian, lanjutnya, petugas Satlantas Polres Sijunjung datang melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP), serta memintai keterangan warga. Paur Humas Polres Sijunjung, Iptu Nasrul Nurdin mengatakan, laporan kecelakaan itu sudah diterima pihaknya. Sekarang, prosesnya masih dalam penyelidikan.

Kendati begitu, Nasrul tidak menampik adanya informasi terkait indikasi kelalaian pengemudi mobil, karena menggunakan ponsel ketika menyetir. “Informasi sementara memang demikian, gegara ponsel. Namun untuk secara pastinya petugas masih lakukan proses pengembangan,” tegas Nasrul. (atn)