Suami-Istri Tewas Bersimbah Darah di Solok

124
ilustrasi. (jawapos.com)

Sepasang suami-istri ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah di kawasan Nagari Saoklaweh, Kecamatan Kubung, kemarin (1/11). Informasinya, peristiwa yang menggegerkan masyarakat Saok Laweh ini baru diketahui sekitar 16.30.

Peristiwa tersebut terjadi persis di Jalan Lintas Solok-Sijunjung, sehingga menimbulkan kemacetan panjang. Diketahui, korban bernam Yusrial, 47, dan istri sirinya Suriantina, 40. Keduanya meninggal dengan luka di sejumlah tubuhnya. Jasad suami-istri ini ditemukan di dalam kamar mandi rumah kontrakan yang persis berada di pinggir Jalan Lintas Solok-Sijunjung.

Informasi masyarakat di lokasi kejadian, suami-istri sudah mengontrak di rumah tersebut sejak tahun 2017. Sedangkan usaha laundry yang dijalankan pasangan tersebut, baru berjalan sejak pertengahan 2019 lalu.

Kapolres Solok Arosuka, AKBP Azahar Nugroho membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, dari keterangan yang didapat di lapangan, kejadian itu berawal dari pertengkaran antara suami dan istri terkait soal merawat anak.

”Awalnya, sang suami membawa anaknya yang berusia 6 tahun ke rumah istri sirinya dan meminta untuk membantu merawat. Kemudian, istrinya menolak karena bukan anak kandungnya,” ungkap Kapolres saat dihubungi Padang Ekspres, kemarin (1/11) sekitar pukul 21.00.

Baca Juga:  Jalan Nagari Aripan Rusak Parah, Epyardi: Kewenangan Provinsi

Akibat penolakan tersebut, terjadi cekcok antara pasangan yang menikah siri sejak 4 bulan lalu itu. Yusrial kemudian naik pitam dan nekat menusuk perut istrinya. Suriantina roboh bersimbah darah. Melihat istrinya tak lagi bernyawa, kemudian Yusrial juga menghabisi hidupnya dengan melukai diri sendiri.

Seketika, pasangan suami istri itu tewas. Anak korban berinsial P, 14, beberapa saat kemudian mengetahui kejadian itu langsung histeris dan meminta pertolongan warga sekitar.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan kemudian langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi, jasad suami-istri pun dibawa ke RS Kota Solok untuk dilakukan tindakan visum. ”Jasad kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD Mohammad Natsir Kota Solok,” pungkasnya. (f)