Terima Aspirasi dan Dukungan, Mualim bakal Tuntaskan Problem Pemuda

27

Pemuda Jorong Suliti yang tergabung dalam Suliti Young Generation menyampaikan aspirasinya kepada Ali Mukhni saat berkunjung ke Jorong Suliti, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2020).

Aspirasi yang disampaikan terkait dengan permasalahan pergaulan bebas yang selama ini telah memberikan dampak buruk bagi kalangan generasi muda Jorong Suliti.

Ketua Suliti Young Generation Dio Saputra mengatakan, sebagai generasi muda Suliti merasa khawatir terhadap dampak buruk persoalan pergaulan bebas, yang kurang mendapat perhatian pemerintah.

Bahkan selama ini, katanya, Suliti Young Generation hanya bergerak dan berjuang sendirian untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para generasi muda Suliti agar menjauhkan diri dari pergaulan bebas.

Untuk itu, mewakili Suliti Young Generation Dio berharap kepada Ali Mukhni bersama Mulyadi (Mualim) agar dapat mengubah kondisi di Suliti menjadi lebih baik.

“Selain itu, kami harapkan Pak Ali Mukhni dan Pak Mulyadi bisa memberikan ruang bagi para generasi muda untuk berekspresi. Sebab selama ini, generasi muda di Suliti dan daerah lain Sumbar kurang mendapat dukungan untuk bisa berekspresi di berbagai bidang,” ucap Dio.

Menanggapi hal itu, Calon Wakil Gubernur Sumbar Ali Mukhni mengatakan, dirinya bersama Mulyadi siap untuk menuntaskan berbagai masalah yang menghinggapi generasi muda Suliti dengan Sumbar Berkah dan Sumbar Cerdas.

Baca Juga:  Masyarakat Dharmasraya Antusias Sambut Pemimpin Perubahan Mulyadi 

Menurutnya, cara terbaik untuk mencegah dan menghindar dari pergaulan bebas adalah mendalami agama. Lewat pendalaman ilmu agama, Ali Mukhni yakin generasi muda di Sumbar tidak akan kehilangan identitas diri.

“Kalau kita mau terhindar dari bahaya pergaulan bebas, narkoba, dan segala macam hal yang dilarang Allah kita mesti rajin membaca Al Quran. Karena itulah modal keimanan kita,” terang Ali Mukhni.

Bupati Padangpariaman ini menambahkan, untuk memacu semangat generasi muda untuk mendalami agama, perlu diberikan sebuah reward. Reward ini dalam bentuk program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang berprestasi dan hafidz Quran.

Selain itu, mensejahterakan guru mengaji baik ustadz maupun ustadzah lewat bantuan insentif sebagai bentuk rasa hormat. Menurutnya, ini tidak hanya dilakukan di Suliti namun juga perlu dilakukan di seluruh wilayah Sumbar.

“Kami punya tujuan membawa Sumbar yang berkah dan sejahtera. Insya Allah jika kami diberi kesempatan untuk memimpin Sumbar, langkah ini akan kami laksanakan melalui Sumbar Berkah yang disinergikan dengan Sumbar Cerdas,” ungkap Ali Mukhni. (idr)