Batang Lembang Meluap, Kota dan Kabupaten Solok Banjir

131

Akibat derasnya hujan dalam beberapa hari terakhir, sejumlah nagari di Kabupaten Solok direndam banjir pada Selasa (12/01/2021), terutama di daerah yang dialiri aliran Batang Lembang.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Solok, banjir terjadi di Nagari Muaropaneh, Kecamatan Bukit Sundi, Nagari Selayo dan Kotobaru di Kecamatan Kubung.

Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armenia, mengatakan, banjir dipicu meluapnya aliran Batang Lembang yang mengalir di 3 nagari tersebut. Air mulai naik dan menggenangi permukiman warga pada Selasa (12/01/2021) sekira pukul 01.30 dinihari.

Ia menyebut, tidak ada laporan terkait adanya korban jiwa akibat musibah banjir. Selain merendam rumah warga, sejumlah sekolah PAUD, TK, SD dan pesantren ikut terendam banjir.

“Saat ini (Selasa siang, red) air sudah mulai surut, warga yang terdampak sudah mulai membersihkan rumah masing-masing,” ujarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut BPBD Kabupaten Solok bersama dengan TNI, Polri, Tagana, PMI dan insan kebencanaan beserta masyarakat telah melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terkena dampak.

BPBD Kabupaten Solok beserta tim saat ini juga sedang melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat guna percepatan penanganan bencana yang terjadi,” pungkasnya.

Kota Solok juga Banjir

Sementara di Kota Solok, 9 kelurahan juga terendam banjir, yang terdiri dari 6 kelurahan di Kecamatan Lubuak Sikarah yakni Kelurahan Kampaitabukarambil (KTK), IX Korong, IV Suku, Sinapa, Aro IV Korong, dan Tanahgaram. Kemudian 3 kelurahan di Kecamatan Tanjuang Harapan yakni, Kelurahan Nanbalimo, Tanjungpaku, dan Kotopanjang.

Wakil Wali Kota Solok, Reinier mengatakan, dari 9 kelurahan, terdapat sekitar 8.045 jiwa yang terdampak banjir. Saat ini pihaknya bersama BPBD Kota Solok sedang melakukan pendataan lanjutan. “Saat ini tim masih di lapangan, tapi secara umum air sudah mulai surut,” katanya.

Adapun kebutuhan yang sangat mendesak saat ini, katanya, paket alat pembersih, paket makanan siap saji dan juga matras.

Potensi kebencanaan yang terlibat mulai dari TRC BPBD Kota Solok, Tagana Kota Solok, PMI Kota Solok, ORARI lokal Solok, Dinkes dan organisasi relawan lainnya. (f)