Produksi Ramah Lingkungan, Aqua Solok Jalankan CSR dan TJSL

45

Pabrik ke-17 AQUA Indonesia hadir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat sejak 20 Juni 2013; tepatnya di Jorong Kayu Aro, Kanagarian Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.

Kegiatan operasional Pabrik AQUA Solok dijalankan dengan konsep ramah lingkungan. Seluruh proses produksi termasuk pemanfaatan sumberdaya alam dilaksanakan secara bijak, sesuai peraturan yang berlaku, serta selalu memperhatikan faktor dampak lingkungan.

“Saat ini Pabrik AQUA Solok dalam menjalankan kegiatan produksi dengan menerapkan program Blue Operations, yaitu penerapan produksi yang ramah lingkungan dari hulu sampai ke hilir pada setiap aspek produksi. Dengan demikian proses produksi yang kami jalankan dilakukan secara efektif dan efisien dengan senantiasa memperhatikan faktor sosial lingkungan secara terintegrasi,” jelas Kepala Pabrik AQUA Solok, Endro Wibowo, Selasa (12/10).

Ditambahkan Endro Wibowo, produksi yang dijalankan di Pabrik AQUA Solok secara keseluruhan berfokus pada proses pemanfaatan sumberdaya alam secara bijak. Hasil produksi dari Pabrik AQUA Solok adalah produk AQUA kemasan galon, kemasan botol 1.500 ml, dan kemasan botol 600 ml. Produk-produk itu kemudian disebar ke Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Utara.

Sementara itu External Relations Senior Manger Wilayah Sumatera Wirnos mengatakan, “Proses produksi yang ramah lingkungan itu didasari pada visi One Planet One Health yang dijalakan Pabrik AQUA Solok sebagai bagian dari Danone-AQUA. Visi tersebut menegaskan bahwa kesehatan bumi dan kesehatan masyarakat memiliki hubungan yang sangat erat. Oleh karena itu dalam menjalakan kegiatan operasional Pabrik AQUA Solok pun giat melakukan berbagai kegiatan sosial lingkungan.”

Upaya pelestarian lingkungan di Solok telah dimulai sejak pabrik dibangun. Berbagai kegiatan sosial dan lingkungan dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2010 dan dilanjutkan hingga saat ini. “Kegiatan-kegiatan sosial lingkungan yang menjadi prioritas kami adalah pembangunan sarana akses bersih, pertanian berkelanjutan, konservasi dan keanekaragaman hayati, dan pengembangan ekonomi masyarakat,” papar Stakeholder Relations Pabrik AQUA Solok, Azrai.

Baca Juga:  Warga Rangkiangluluih Minta Prioritasi Bangun Jalan Kapujan-Sungainanam!

Azrai menjelaskan, “Pembangunan sarana air bersih dan fasilitas sanitasi dilakukan untuk masyarakat di jorong Kayu Aro, Lubuk Selasih, Kayu Jao dengan 1.769 sebagai penerima manfaat. Sedangkan konservasi dan keanekaragaman hayati dilaksanakan pada daerah resapan air, sekitar pabrik, dan di dalam pabrik.”

Program lainnya adalah Pemberdayaan Masyarakat, meliputi pengembangan kelompok-kelompok usaha makanan ringan dan minuman  di jorong Kayu Jao dan Lubuk Selasih. Ada 43 orang yang menggerakkan kelompok-kelompok usaha di kedua jorong tersebut. Pabrik AQUA Solok juga terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, misalnya membantu pelaksanaan hari-hari besar keagamaan, santunan anak yatim, kegiataan pemuda dan olahraga, program pelestarian lingkungan bersama masyarakat, dan lain-lain.

Kegiatan-kegiatan tersebut terangkum dan dapat dilihat pada laporan program Sustainable Development atau CSR yang dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat, komunitas, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya.

Dengan produksi yang ramah lingkungan dan berbagai kegiatan sosial lingkungan yang dijalankan secara berkesinambungan membuat Pabrik AQUA Solok menerima Penghargaan Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) dari Corporate Forum for CSR Development (CFCD) Indonesia sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang (2021) dengan kategori GOLD atas kontribusi dalam pencapaian MDGs dan SDGs, Penghargaan Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dari Tahun 2015 sd 2020, dan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian RI. (*)