Pj Bupati Monitoring, Camat: Warga tak Patuhi Prokes, tak Kami Layani

48

Pemerintah Kabupaten Solok mengingatkan masyarakat dan semua pemangku kepentingan di daerah itu untuk selalu waspada terhadap penyebaran virus korona Covid-19.

Terutama di daerah pinggir jalan atau perlintasan yang sering disinggahi warga dari luar kabupaten. Karena itu, diminta agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Daerah yang rawan itu sebenarnya daerah pinggir jalan atau perlintasan yang sering disinggahi orang dari luar, seperti Kubung, Gunung Talang dan Sungai Lasi. Karena itu, kita harus waspada terhadap potensi penyebaran Covid-19 dengan terus menerapkan prokes. Tegur jika ada yang tak patuh prokes,” ujar Pj Bupati Solok Heri Nofiardi saat monitoring penerapan prokes ke Kecamatan Junjung Sirih.

Prokes yang diterapkan, kata Heri, yakni 5M; memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasimobilisasi dan interaksi.

Selain dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan layanan publik, kata Heri, pihaknya khusus bulan suci Ramadhan ini juga telah mengeluarkan surat edaran kepada pengurus masjid dan mushalla.

“Selain menerapkan prokes 5M, kita juga mengimbau agar pemberian ceramah maksimal 15 menit dan  pembatasan kegiatan masyarakat maksimal 50% dari kuota,” jelas Heri yang juga Kepala Dinas Perhubungan Sumbar itu didampingi Kabag Humas Syofiar Syam.

Heri juga mengingatkan seluruh camat, lurah dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama terus mengingatkan pentingnya mematuhi prokes. Apalagi saat ini Sumbar berada di zona oranye karena meningkatkan kasus Covid-19.

Di sisi lain, Heri mengapresiasi pegawai di  Junjung Sirih karena berdasarkan pemantauannya, telah menerapkan protokol kesehatan dalam proses pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Camat Junjung Sirih Herman melaporkan bahwa pihaknya senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalan setiap pelayanan.

“Kalau ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol Covid-19 seperti tidak memakai masker, tidak akan kami layani,” tegasnya didampingi Sekcam Junjung Sirih Sukiman Agus.

Dalam kegiatan monitoringnya, Pj Bupati Solok juga mengunjungi kantor camat IX Koto Sungai Lasi. Selain melihat bagaimana penerapan prokes, dirinya juga ingin memastikan bagaimana penanganan Covid-19.

“Untuk memastikan pengawasan, penanganan Covid-19 terutama di tingkat kecamatan dan menindaklanjuti temuan-temuan kasus baru, pelaksanaan vaksinasi, serta upaya 3T (Tracking, Tracing dan Testing),” katanya.

Selain itu, Heri juga memberikan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas sebagai asn dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di masa pandemi ini.(fkl)

Previous articleRelevansi dan Makna Hari Kartini Bagi Perempuan di Masa Pandemi
Next articleKisah Wali Kota Jemput Dhuafa, Ajak Berbuka dan Nginap di Rumah Dinas